Cerita Tim Aerospace UGM, Gagal ke Amerika tapi Dapat Juara Kedua Kompetisi Dunia

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Tim aerospace/dirgantara UGM, Narantaka berhasil menjadi juara kedua kompetisi paling bergengsi tingkat mahasiswa dunia United States Student CanSat Competition 2020. Menariknya, perjalanan mahasiswa lintas angkatan dan jurusan UGM tersebut sangat berliku untuk menjadi peringkat kedua terbaik kampus dunia di bidang kedirgantaraan.

Kenrick, Ketua Narantaka UGM menceritakan di kompetisi tahun ini timnya berlomba dengan effort sangat besar untuk bisa meraih paling tidak tiga besar dunia ajang yang diselenggarakan American Astronautical Society dan didukung oleh NASA tersebut. Tim UGM harus melawan para peserta dari negara-negara lain di Benua Amerika, Eropa dan Asia di babak final.

“Kompetisi dimulai dengan tahap registrasi, setelah itu tahap Preliminary Design Review. Di sini tim punya 2 desain berbeda yang sama-sama punya keunggulannya, untuk kemudian dibandingkan dan dipilih satu yang terbaik. Di tahap ini, tim hanya perlu memikirkan konsep (belum ada wujud barang jadinya), rancangan ini harus memenuhi 57 aturan dari panitia, termasuk soal berat (max 600gram), dimensi (diameter 125mm x 310mm), dan biaya produksi (maksimal 1000 USD/ 14 juta konversi Rupiah),” ungkapnya, Senin (22/06/2020).

Melewati tahapan itu, tim Narantaka UGM berhasil menembus 40 besar dan berhak tampil di babak final. Di sinilah emosi serta psikologi tim benar-benar dipertaruhkan dengan adanya pandemi Covid-19.

BERITA REKOMENDASI