CoE DIY 2021 Pranata Anyar Diluncurkan, Bangkitkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Paku Alam X mengatakan perekonomian DIY ditopang sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga 98 persen dan bergantung sektor pendidikan serta industri pariwisata. Penurunan kinerja industri pariwisata dan pendidikan selama masa pandemi Covid-19 memberikan multiplier effect serta berdampak secara signifikan kepada perekonomian DIY terutama sektor yang terhubung langsung seperti perhotelan, industri kuliner, transportasi, perdagangan, destinasi wisata, kos-kosan, bahkan sektor konsumsi rumah tangga.

“Kondisi pandemi Covid-19 membuat pemulihan pariwisata DIY tidak mudah dan membutuhkan waktu yang tidak singkat. Ada perubahan preferensi wisatawan pada fase new normal dimana wisatawan lebih mengutamakan faktor higienitas baik pada akomodasi, tempat wisata dan amenitasnya,” tandas Wagub.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan 2020 merupakan tahun yang berat dengan adanya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh negara di dunia, tidak terkecuali Indonesia. Namun bermodalkan persatuan, Indonesia mampu meniti awal kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Bersama-sama untuk bangkit, kami menyampaikan apresiasi kepada Pemda DIY yang menghadirkan CoE 2021. Kami mendukung dengan adaptasi protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, event harus bergerak karena itu menggerakan ekonomi serta membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya,” paparnya.

BERITA REKOMENDASI