‘Computational Thinking’ Bantu Maksimalkan Pembelajaran Jarak Jauh

Editor: KRjogja/Gus

Ditegaskan, Computational Thinking sebagai pendekatan pembelajaran dapat diintegrasikan dengan pendekatan, seperti natural setting, flipped classroom, integrate online interactions, dan provide children with a choice of activities”, Dr. Fitri Nur Mahmudah. Anak-anak PAUD dan TK dibiasakan untuk menghadapi permasalahan sederhana dalam kehidupan nyata, seperti anak-anak diminta untuk kembali ke alam, mengenal lebih dekat, dan memetik pembalajaran melalui alam, dengan berkebun, bercocok tanam, memancing, dan aktivitas lainnya. Dengan berbagai permasalahan yang ada tersebut anak akan terbiasa berfikir kritis dan mengetahui bagaimana cara untuk dapat menyelesaikannya secara nyata.

“Bagaimana dengan evaluasi belajar? Guru dapat meminta kepada orang tua yang membersamai anak belajar mengirimkan video, selanjutnya guru dapat menganalisis kegiatan anak melalui video tersebut dengan indikator yang tidak melenceng jauh dari kurikulum. Begitu pentingnya menerapkan computational thinking dalam pembelajaran dan evaluasi belajar bagi guru PAUD di Kabupaten Sleman,” tandasnya.

Berangkat dari realitas ini, pelatihan di TK Fatimah Az-Zahra Kalasan Sleman diselenggarakan pada 12-13 Oktober 2020 oleh Tim Program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) UAD diketuai dirinya, Dr Fitri Nur Mahmudah MPd,bersama rekan dosen Dinan Yulianto STMEng, dan mahasiswa yang terlibat yaitu Zidnii Ilma Nafia MS (mahasiswa program studi Magister Manajemen Pendidikan). (Jay)

UAD

BERITA REKOMENDASI