Curriculum Vitae Menarik Kunci Lolos Beasiswa Luar Negeri

YOGYA (KRjogja.com) – Saat membuat Curriculum Vitae (CV), calon penerima beasiswa dapat memilih hal unik dari dirinya yang dapat ditonjolkan. CV yang menarik akan menghantarkan calon ke tahap interview.

Hal tersebut disampaikan oleh Nur Haris Ali (27), penerima beasiswa Erasmus 2016 dalam acara 'Personal Branding to Get Scholarship' pada Kamis (1/9/2016) di Djendelo Cafe. Menurutnya, CV hanya akan dilihat selama 10-30 detik pengelola beasiswa sehingga harus dibuat semenarik mungkin.

"CV yang menarik akan mengantarkan kita ke interview. Proses interview penting untuk menentukan lolos tidaknya aplikasi beasiswa kita," tambah pria yang akan berangkat ke dua universitas di Eropa ini. Haris memaparkan, dalam proses interview, pelamar harus menunjukkan kepantasan agar mendapatkan beasiswa sesuai dengan yang tertera di CV.

Haris juga mengingatkan bahwa motivation letter atau surat motivasi harus menjual. "Isi surat motivasi saya yaitu perkenalan, pengalaman riset, pengalaman organisasi, serta rencana kembali ke Indonesia setelah lulus nanti. Itu semua dirangkum dalam satu halaman," ujar Haris.

Mengenai surat rekomendasi, Haris menambahkan bahwa calon penerima beasiswa tidak harus mencari orang yang punya nama, namun orang yang benar-benar mengenal diri calon karena pemberi rekomendasi akan ditelpon penyedia beasiswa dan dimintai keterangan.

Salah satu peserta YOT Class, Ganisintya Dewi (19) mengungkapkan seminar ini membuka wawasannya tentang tips dan trik meraih beasiswa. “Seminarnya bagus, tadi dijelaskan tentang motivation letter, CV, surat rekomendasi juga. Pokoknya terjawab semua,” ungkap mahasiswi D3 Analisis Kimia UII angkatan 2014 ini. (MG-04)

BERITA REKOMENDASI