Danrem : Melanggar, Dipecat

YOGYA (KRjogja.com) – Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Fajar Setyawan SIP mengimbau kepada seluruh jajarannya agar netral dalam Pilkada serentak 2017. Bagi anggota yang melanggar bisa dikenakan sanksi yang terberat berupa pemecatan. 

"Guna membantu pengamanan, TNI siap 'on call' 24 jika sewaktu-waktu dibutuhkan.  Sesuai dengan aturan, memang TNI harus netral dan itu sudah dipahami oleh anggota. Meskipun demikian, kami harus mengingatkan kembali agar tidak terlibat dalam politik," tegas Danrem, Selasa (08/11/2016).

Danrem sudah memerintahkan para komandan di jajaran Korem 072/Pmk untuk menjamin netralitas dalam pilkada, baik di Kota Yogya maupun Kulonprogo. Jika ada anggota yang tidak netral, akan tindakan dan diberikan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya. 

"Kami akan berikan saksi sekeras-kerasnya. Hukuman paling berat bisa sampai pemecetan. Tapi sebelumnya, kami tetap melakukan pemeriksaan apakah benar-benar melanggar atau tidak, " terangnya. 

Menurutnya, sampai sekarang ini pihaknya belum menerima laporan adanya anggota yang tidak netral dalam pilkada. Meskipun demikian, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan melalui tim internal maupun kerjasama dengan institusi lainnya. Jika memang memiliki bukti ada anggota yang tidak netral, dipersilakan melaporkan. (Sni) 

BERITA REKOMENDASI