Datangi Posko Pencarian Korban Susur Sungai, Ini yang Disampaikan Sultan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Gubernur DIY Sultan HB X meminta segala aktivitas dari sekolah, Pramuka atau asosiasi apapun untuk menghindari kegiatan yang masuk ke sungai selama musim penghujan. Sultan meminta di musim hujan ini, semua harus menjaga keselamatan bersama.

“Kami akan mengeluarkan edaran melalui BPBD Provinsi agar tidak ada aktivitas program yang masuk ke sungai,” kata Sultan di Posko Pencarian Korban Susur Sungai SMPN 1 Turi Sleman. Terlihat mendampingi, GKR Hemas serta Bupati Sleman Sri Purnomo.

Menurut Sultan HB X selama musim hujan, jangan melakukan aktivitas di aliran sungai. Entah itu alasan hari Minggu untuk bersih desa dan kali jangan dulu. “Biarpun di sini tidak hujan kalau di atas Merapi hujan ya larinya ke kali. Paling dekat Merapi pasti paling tinggi kekuatan, daya dorong dan luncurnya,” ujar Sultan.

Seperti diberitakan sebelumnya sebanyak 250 siswa SMPN 1 Turi mengikuti kegiatan kepramukaan berupa susur Sungai Sempor di Turi Sleman. Saat berada di dalam sungai, tiba-tiba sungai meluap sehingga membuat sebagian siswa hanyur. Sebanyak 6 siswa meninggal dunia, sementara 4 lainnya masih belum ditemukan. (Fxh)

Penyisiran Sementara Dihentikan, Korban Meninggal Susur Sungai 6 Siswa, Empat Masih Dicari

Jumlah Korban Meninggal Tragedi Susur Sungai Jadi 6 Siswa

Pengakuan Korban Selamat Tragedi Susur Sungai SMP N 1 Turi

Enam Siswa SMP 1 Turi Belum Diketahui Keberadaannya

Hanyut di Sungai Sempor, 4 Siswa SMP N 1 Turi Diketahui Meninggal Dunia

Pemkab Minta Sekolah Tak Lakukan Kegiatan di Sungai Selama Musim Penghujan

BERITA TERKAIT