Demi Kenyamanan, Kemenag Janjikan Perbaiki Layanan Ibadah Haji

SLEMAN, KRJOGJA.com – Demi menjaga kenyamanan jamaah haji di Indonesia supaya semakin lancar, aman, khusuk dan tertib dalam menunaikan ibadah haji, Kementrian Agama (Kemenag) DIY berjanji akan memperbaiki pelayanan ibadah haji untuk masa  mendatang.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama DIY, Drs Edhi Gunawan M.Pd.I, Senin (16/9/2019) usai meresmikan asrama Pondok Tanfidzh Radhatus Salaam Sendangtirto Berbah Kabupaten Sleman.

"Berbagai kekurangan layanan akan terus diperbaiki. Perbaikan itu di antaranya menambah jumlah  toilet di Arab Saudi yang masih minim.  Selama pemberangkatan haji pada tahun 2019 jumlah toilet hanya 28 buah dan  digunakan untuk puluhan ribu jamaah, itu tidak memenuhi kapasitas," jelasnya. 

Selain itu, imbuhnya,  tentang zonasi haji akan lebih ditata dan diperbaiki. Edhi mencontohkan sistem penempatan Jamaah dari Indonesia di Mekah dijadikan dalam satu tempat.

Terkait biaya pemberangkatan haji, yang telah dilakukan oleh Kementrian Agama pada tahun 2019, biaya pemberangkatan haji yang seharusnya Rp 70 juta lebih per orang , namun tahun ini menjadi Rp 36 juta setiap jamaah.

"Ini merupakan keringanan dari Kementrian Agama (pemerintah), karena hanya dengan biaya Rp 36 juta per orang, muslimin muslimat sudah bisa berangkat haji. Biaya kekurangannya dari Rp 70 juta menjadi Rp 36 juta, diambilkan dari bunga uang haji yang telah dipasokkan ke Bank oleh para jamaah," jelasnya.

Ketua KBIH Hajar Aswad, H Triyono Muhammad Harsono, mengatakan Pondok Pesantren ini  merupakan tempat untuk menyalurkan Amal Jariyah bagi para Jama'ah haji Hajar Awad khususnya dan jamaah lain pada umumnya dalam bersedekah.

"Wakaf tanah kisaran 600 meter dan telah terkumpul dana ratusan juta rupiah," jelasnya. (Aje)

BERITA REKOMENDASI