Depok, Kecamatan STBM Pertama di DIY

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kecamatan Depok Sleman mendeklarasikan sebagai Kecamatan STBM atau Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Deklarasi dilakukan di Taman Kuliner Condongcatur Depok Sleman, Selasa (18/12/2018) dihadiri elemen lintas sektor antara lain Camat Depok, Kepala Desa Caturtunggal, Condongcatur dan Maguwoharjo, Puskesmas, KUA, Polsek, Koramil, Tim Penggerak PKK, kader kesehatan dan tokoh masyarakat. Deklarasi ini menjadikan Depok sebagai kecamatan pertama di DIY yang telah memenuhi syarat dan mendeklarasikan diri sebagai Kecamatan STBM. 

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Sleman, dr Wisnu Murti Yani MSc mengatakan, untuk bisa mendeklarasikan sebagai Kecamatan STBM, kecamata tersebut harus memenuhi 5 pilar STBM. Pilar pertama perilaku stop buang air besar sembarang ditandai kepemilikan jamban permanen atau semi permanen seluruh warga. Pilar kedua perilaku cuci tangan pakai sabun ditandai tersedianya sabun di tempat cuci tangan. Pilar ketiga perilaku pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga. Pilar keempat pengamanan sampah rumah tangga dan pilar kelima pengamanan limbah cair rumah tangga.

"Untuk pilar pertama syaratnya harus memenuhi 100 persen, sedangkan keempat pilar berikutnya minimal 40 persen untuk bisa mendeklarasikan sebagai Kecamatan STBM. Kalau untuk Kecamatan Depok yang sudah maju, empat pilar terakhir pasti sudah lebih dari 40 persen, sehingga sangat layak sebagai Kecamatan STBM," terang Wisnu kepada KRJOGJA.com disela acara. Deklarasi ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama dan pembubuhan cap tangan lima jari. Tak hanya kecamatan, Desa Caturtunggal, Condongcatur dan Maguwoharjo juga turut mendeklarasikan sebagai Desa STBM. 

Dijelaskan Wisnu, sebelum deklarasi, diadakan dulu sosialisasi 5 pilar STBM dilanjutkan advokasi ke seluruh masyarakat dan pemangku kebijakan. Kemudian melakukan komitmen internal warga se-kecamatan lalu dilakukan monitoring dan evaluasi. Jika persyarakat minimal terpenuhi, baru deklarasi. "Perlu dipahami bahwa deklarasi STBM ini bukanlah akhir, melainkan hanyalah monumental untuk selanjutnya bekerja lebih keras meningkatkan perilaku hidup sehat sehingga angkanya terus meningkat," ujarnya.

Camat Depok, Abu Bakar SSos MSi mengatakan, untuk pilar 1 hingga 3 sudah terpenuhi oleh Kecamatan Depok. Tantangannya ada di pilar keempat yaitu pengolahan sampah yang masih harus ditingkatkan. Oleh karena itu, pihaknya mendorong seluruh warga untuk lebih memperhatikan soal sampah dengan mulai membudayakan pilah sampah dan mengolahnya. "Minimal bersih dulu lingkungannya, kemudian naik levelnya dengan mengolah sampah. Kebersihan ini penting karena suasana bersih akan meningkatkan semangat bekerja dan berkarya," ujarnya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI