Desa Wisata Mulai Beroperasi September

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), sejumlah objek wisata sudah mulai beroperasi. Termasuk beberapa desa wisata juga sudah menerima kunjungan para tamu. Hanya saja saat ini pengelola desa wisata mengurangi tamu dalam jumlah banyak dan fokus pada tamu dari kalangan keluarga.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Sudarningsih menjelaskan, dari 50 desa wisata dengan berbagai kategori, hanya ada satu desa yang sudah mulai menerima tamu yakni Desa Wisata Pentingsari karena menerima tamu dari Kementerian. Pengelola desa wisata belum berani membuka layanan, karena desa wisata berada di tengah-tengah masyarakat. Sehingga risiko penularan bisa saja terjadi.

“Hanya saja nanti setelah benar-benar dibuka pada September 2020, kegiatan outbond masih dihentikan dan lebih menekankan pada wisata bagi keluarga. Sebanyak 50 desa wisata dengan kategori mandiri, berkembang, tumbuh dan rintisan itu rencananya serentak buka pada September mendatang,” ungkap Sudarningsih.

Pengelola Desa Wisata Pentingsari, Doto Yogantoro menambahkan, masih ada pengelola desa wisata yang khawatir menerima wisatawan. Pengelola harus siap membuka wisata di masa adaptasi kebiasaan baru karena sudah ada banyak warga, yang menanyakan. (Aha)

BERITA REKOMENDASI