Dewan Usulkan Eksekutif Bebaskan Lahan Pertigaan Pakem

Editor: Agus Sigit

 

SLEMAN, KRjogja.com – DPRD Kabupaten Sleman meminta kepada eksekutif untuk membebaskan pertigaan Pakem atau depan Gereja Pakem. Selanjutnya pertigaan tersebut dibangun untuk dijadikan bangunan ikon taman kota pintu masuk Pakem atau pariwisata di Lereng Merapi.

Anggota DPRD Kabupaten Sleman Banudoyo Manggolo SKom mengatakan, kondisi pertigaan Pakem selama ini tak terawat, bahkan cenderung kumuh. Padahal itu merupakan pintu masuk Kapanewon Pakem.

“Di pertigaan Pakem itu ada bangunan yang mangkrak dan terlihat kumuh. Tapi bangunan itu milik warga,” kata Banudoyo, Kamis (28/10).

Politisi muda dari Fraksi Golkar ini meminta kepada eksekutif untuk membebaskan lahan dan bangunan di pertigaan Pakem. Selanjutnya lahan tersebut digunakan untuk dibangun menjadi bangunan ikon Pakem.

“Kami minta lahan itu dibebaskan. Kemudian dijadikan ikon taman kota sehingga bisa memperindah pusat Kapanewon Pakem dan tidak terlihat kumuh lagi,” pintanya.

Lebih dikatakan Banu, pentingnya ikon taman kota karena Kapanewon Pakem merupakan pintu masuk Pariwisata di Lereng Merapi. Untuk itu, pihaknya meminta kepada eksekutif segera menganggarkan pembebasan lahan maupun pembangunannya.
“Kami mendorong eksekutif segera menganggarkan. Kemudian nanti anggaran itu akan kami kawal supaya pembangunan ikon taman kota Kapanewon Pakem segera terwujud,” ucapnya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI