Di Kecamatan Depok, Orang Meninggal Dapat Bansos Pemda DIY

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Komisi A DPRD DIY melakukan monitoring dan evaluasi penanganan Covid-19 di Kecamatan Depok Sleman, Kamis (04/06/2020) kemarin. Didapatkan adanya permasalahan pendataan warga penerima bantuan sosial (bansos) terutama berasal dari dari APBD DIY.

Ketua Komisi A, Eko Suwanto menjabarkan data tak akurat ternyata ditemukan di Kecamatan Depok yang membuat terjadinya tumpang tindih bantuan dan alokasi tak tepat sasaran. Didapatkan laporan bahwa ada penerima bansos yang telah meninggal dunia, pun juga warga yang sudah berpindah alamat.

“Kita menerima aduan tentang carut marut bansos. Kita minta pemda DIY menelusuri lagi data aktualnya soal warga yang terdampak. Pemda DIY harus secara transparan dan terbuka memberikan informasi terkait hal penggunaan dan hasil yang dicapai dalam penyaluran dana tersebut,” terang Eko pada wartawan Jumat (5/6/2020).

Adanya fakta tersebut menurut Eko akan berkaitan dengan penggunaan anggaran seperti berapa banyak alokasi anggaran yang sudah diterima oleh warga. “Kemudian harus ada solusi atas masalah bantuan sosial untuk warga yang sudah meninggal, apakah bisa diterima oleh ahli waris atau dikembalikan ke kas daerah misalnya,” tambah Eko.

BERITA REKOMENDASI