Dibanderol Rp 10 Juta, Tas Anggrek ini Mejeng di JCM

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kabupaten Dogiyai, Papua menjadi salah satu peserta dalam Indonesia Quality Expo (IQE) di Jogja City Mall (JCM) 12-15 November 2020. Menarik, kabupaten yang merupakan pemekaran dari Nabire ini membawa produk-produk menarik yang merupakan hasil kreativitas masyarakat.

Beberapa barang menyita perhatian pengujung seperti tas anggrek yang hanya ada di wilayah Papua, dengan karakter warna kuning coklat. Tas atau biasa disebut noken diproduksi pure dengan tangan pengrajin sehingga harganya sangat fantastis.

Petrus Makai, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dogiyai mengatakan harga satu tas anggrek Dogiyai bisa mencapai Rp 5 hingga 10 juta. Harga tersebut menurut dia sangat sebanding dengan proses pembuatan yang tiap buahnya mencapai waktu 1 hingga 2 bulan.

“Tas Noken Anggrek asli Papua, ini dulu tumbuh liar di pohon tapi sekarang sudah dibudidayakan. Ini budaya turun-temurun yang terus berusaha kami lestarikan. Tas ini dibuat oleh para ibu menggunakan kulit dalam batang pohon melinjo kalau di Papua disebut Genemo dan batang anggrek yang dikeringkan dan dipintal. Prosesnya lama bisa satu bulan sehingga harganya cukup mahal, bisa antara Rp 5 sampai 10 juta,” ungkapnya ketika berbincang usai pembukaan, Kamis (12/11/2020).

BERITA REKOMENDASI