Diikuti 60 Orang, Tawur Kesanga di Prambanan Tetap Dilaksanakan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Ritual wajib dalam perayaan Hari Raya Nyepi Tawur Kesanga tetap dilaksanakan di Wisnu Mandala, Candi Prambanan. Namun, berdasar imbauan Pemerintah terkait pencegahan virus Korona, ritual kalo ini hanya diikuti sebanyak 60 umat Hindu dan dilaksanakan selama dua jam.

“Parisada Pusat dan Jawa Tengah telah mengeluarkan semacam ketentuan terkait isu corona yang semakin mewabah. Untuk itu, harus ada rujukan dari penyelenggaraan dari pihak terkait. Kami sudah rapat-rapat dengan pemerintah daerah pada 19 Maret lalu, kemudian disepakati bahwa di Klaten, maksimum berkumpul massa 60 orang,” jelas Ketua PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) Kabupaten Klaten Hendrata Wisnu, Senin (23/3/2020).

Khusus untuk Tawur Agung, tidak diselenggarakan dalam skala nasional. Setelah diperkecil dalam skala Klaten, diperkecil lagi menjadi skala panitia. Semua peserta sembahyang harus mencuci tangan dan akan dicek suhu tubuhnya.

“Kalau di atas 37,5 derajat Celcius, akan masuk ke ruang isolasi. Hand sanitizer dan penyemprotan desinfektan akan dilakukan di tempat persembahyangan,” tuturnya.

BERITA REKOMENDASI