Dilibas PSM Makassar, PSS Gagal Dulang Poin di Maguwoharjo

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – PSS Sleman gagal mendulang poin penuh di laga perdana BRI Liga 1 2022-2023, Sabtu (23/07/2022) malam. Bermain di hadapan puluhan ribu Sleman Fans yang memadati Maguwoharjo, PSS dipaksa menyerah 1-2 atas Juku Eja, PSM Makassar.

PSS tampak keteteran ketika menghadapi PSM di paruh pertama. Anak-anak Sleman seperti kebingungan membongkar rapatnya pertahanan PSM yang memang padu dengan trio poros halang Dallen Doke, Yuran Fernandes dan Agung Mannan.

PSS sudah kemasukan dua gol di paruh pertama, seluruhnya oleh kapten Juku Eja, Wiljan Pluim menit 17 dan 22. PSM berhasil memanfaatkan kesalahan buildup lini belakang PSS yang diakhiri dengan gol apik ke jala gawang M Ridwan.

Sebenarnya PSS yang memasang empat legiun asing sejak awal yakni Ze Valente, Mychell Chagas, Jihad Ayoub dan Tallyson Duarte bukan tanpa peluang di paruh pertama. Tercatat satu kali bola sundulan Chagas menerpa tiang gawang dan satu lagi berhasil diantisipasi kiper PSM, Reza Arya Pratama.

Di babak kedua, PSS meningkatkan intensitas penyerangan dan menciptakan beberapa peluang di awal lewat Ze Valente, sundulan Duarte dan sepakan Chagas. Sayangnya penampilan kiper PSM masih apik di bawah mistar mementahkan peluang tuan rumah.

Cukup lama mengurung, PSS sempat memasukkan bola ke gawang PSM melalui Dedy Gusmawan pada menit 75. Hanya saja wasit Oki menganulir gol tersebut karena Dedy telah berada di posisi offside.

PSS melakukan perubahan skema dengan memasukkan beberapa nama seperti Riki Dwi, Komarodin, Boaz Solosa dan Fandi Eko. Gol yang ditunggu-tunggu PSS baru datang menit 89 lewat sundulan pemain belakang Tallyson Duarte.

Anak-anak PSS terus berupaya menyamakan kedudukan di sisa babak dengan segala daya upaya. Sayangnya, tidak ada gol yang bisa tercipta meski Komarodin sempat membuat sundulan tepat sebelum wasit Oki Dwi meniup peluit akhir laga.

Skor berakhir 1-2 untuk keunggulan PSM Makassar. PSS pun gagal meraih poin perdana di Liga 1 musim 2022-2023.

Usai laga, pelatih PSM, Bernardo Tavares mengatakan kemenangan perdana timnya di Maguwoharjo sangat spesial karena mereka bermain baik sepanjang laga. Tiga poin penting menurut Tavares untuk mengarungi Liga 1 berhasil didapatkan untuk seluruh pecinta PSM.

“Kami bermain baik, kami kira kemenangan inu layak untuk didapatkan. Atmosfer di Maguwoharjo luar biasa baik suporter kami yang jauh-jauh datang juga suporter Sleman yang sejak awal sampai akhir sangat luar biasa. Dua tim punya peluang, dan untungnya kami mencetak dua gol dan bisa memenangkan pertandingan,” terang Tavares.

Sementara, pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro mengakui pertandingan perdana tidak mudah untuk timnya, tampil sebagai tuan rumah dan tak berhasil mendulang poin penuh. Seto dengan terbuka meminta maaf pada fans PSS Sleman atas hasil negatif di laga tersebut.

“Ini pembelajaran untuk kami, dari permainan cukup bagus meski ada yang harus diperbaiku meski individu maupun kolektivitas. Harapannya ada evaluasi, kita bisa melupakan, menjadikan pembelajaran agar ke depannya lebih baik,” terangnya.

PSS diakui Kak Seto memiliki beberapa peluang dalam laga kali ini. Namun, para pemain tampaknya perlu adaptasi termasuk empat legiun asing yang seluruhnya turun di pertandingan melawan PSM.

“Dua pemain belum sesuai ekspektasi kami, akan ajak bicara mencari solusinya. Harapannya ke depan akan tampil lebih baik. Beberapa pemain lokal juga akan kami ajak bicara face to face untuk perbaikan tim ke depan,” sambung Seto.

PSS akan menghadapi laga lanjutan melawan Rans Nusantara enam hari ke depan di Stadion Pakansari Bogor. Ada momentum evaluasi beberapa hari untuk menemukan chemistry lebih baik lagi. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI