Dinas Pertanian Sleman Terbitkan 1.366 Rekomendasi Izin Pemotongan Kurban

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman telah merekomendasikan 1.366 izin pemotongan hewan kurban di luar ​​ Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R). Untuk waktu pelaksanaannya pada 11, 12 dan 13 Dzulhijjah atau 21, 22 dan 23 Juli 2021.

Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman Ir Suparmono MM menjelaskan, hingga Senin (19/7), sebanyak 1.366 rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh dinas. Jumlah tersebut meningkat lebih dari 10 kali lipat dari tahun 2020 lalu.

“Tahun kemarin kami hanya menerbitkan 120 rekomendasi. Tapi tahun ini terbitkan 1.366 rekomendasi. Soalnya tahun lalu, rekomendasi terpusat di dinas. Sedangkan sekarang kami dekatkan melalui UPTD,” jelas Suparmono, Selasa (20/07/2021).

Untuk titik pemotongan, diperkirakan ada 2.250-3.000 lokasi. Ternak yang akan dipotong, yakni sapi 3.496 ekor, domba 1.167 ekor dan kambing 1.806 ekor.

“Sesuai rekomendasi dari kami, pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada 11, 12 dan 13 Dzulhijjah atau 21, 22 dan 23 Juli 2021. Bagi panitia yang menyembelih di hari Selasa (20/7), kami tidak memberikan rekomendasi tapi panitia diminta untuk koordinasi dengan Satgas kapanewon dan kalurahan,” terangnya.

Selama pelaksanaan pemotongan hewan kurban, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman akan melakukan pemantauan dan pengawasan. Pihaknya akan menerjunkan 251 petugas.

“Petugas yang akan kami terjunkan itu meliputi 172 PNS dan 79 non PNS. Mereka akan memantau pemotongan hewan kurban selama tiga hari,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban, panitia pemotongan hewan kurban harus menggunakan APD seperti masker, sarung tangan sekali pakai, apron dan penutup alas kaki. Tempatnya supaya disemprot disinfektan baik akan maupun setelah digunakan.

“Saat pemotongan hewan kurban harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pendistribusian daging dilakukan panitia ke rumah mustahik untuk menghindari kerumunan,” pintanya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI