Diprediksi Tembus 28 Ribu Penumpang

SLEMAN, KRJOGJA.com – Puncak arus mudik melalui Bandara Adisutjipto Yogyakarta diprediksi mencapai angka 28 ribu penumpang. Jumlah ini naik 11,6 persen dibandingkan tahun lalu dengan 25 ribu penumpang. Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-7 atau tanggal 8 Juni 2018.

Hal itu diungkapkan General Manager (GM) PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama usia membuka posko terpadu angkutan lebaran udara lebaran 2018. Posko akan mulai H-7 atau 8 Juni hingga H+7 atau 24 Juni 2018. Pembukaan posko dipimpin oleh Danlanud Adisutjipto Yogyakarta Marsma TNI Tedi Rizalihadi, dari kepolisian, Pramuka, Basarnas serta pimpinan airlines.

Agus Pandu mengatakan, tahun lalu puncak arus mudik di Bandara Adisutjipto mencapai 25 ribu penumpang. Sedangkan untuk arus balik, diperkirakan pada H+4 dengan 30 ribu penumpang atau naik 6,3 persen.

"Tidak hanya jumlah penumpang, trafik pesawat juga diprediksi akan mengalami peningkatan. Kenaikan di perkirakan mencapai 9,1 persen pada H-7 lebaran dan 11,2 persen pada arus balik pada H+4," katanya.

Untuk posko angkutan udara lebaran 2018 di Bandara Adisutjipto Yogyakarta melibatkan 601 personil. Terdiri dari 66 rim personil gabungan serta 535 dari PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Lokasi posko berada di area lobby Terminal A dan area parkir Terminal B.

Guna mengantisipasi kemacetan masuk dan keluar ke Bandara Adisutjipto Yogyakarta, dari TNI AU sudah menyiapkan beberapa skenario. Termasuk membuka akses masuk dari Tugu Contong yang merupakan Ring 1.

"Pengamanan ekstra jelas ada. Terutama akses ke Ring 1 dan itu situasional. Jika memang akses masuk keluar bandara sudah benar-benar berhenti," urai Danlanud Adisutjipto Yogyakarta Marsma TNI Tedi Rizalihadi.(Awh)

BERITA REKOMENDASI