Disdik Sleman Investigasi Siswa Jatuh di SD Kanisius

SLEMAN, KRJOGJA.com – Insiden jatuhnya siswi kelas 6 SD Kanisius Demangan Baru dari lantai 3 sekolah tersebut, Senin (12/11/2018) lalu mulai diinvestigasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. Dinas berupaya menggali keterangan alasan sebenarnya siswi tersebut bisa berada di luar jendela hingga akhirnya tertangkap kamera nekat melompat. 

Dwiwarni Yuliastuti, Kabid SD Dinas Pendidikan Sleman dalam keterangannya pada wartawan Kamis (15/11/2018) mengatakan tim pengawas dinas sudah mendatangi SD Kanisius Demangan Baru untuk menanyakan kronologis kejadian yang sebenarnya. Namun begitu, belum didapatkan keterangan menyeluruh karena pihaknya belum bertemu baik dari sekolah maupun yayasan Kanisius. 

BACA JUGA :

Siswa SD Kanisius Demangan Baru Terjatuh, Polisi Dorong Sekolah Bikin Laporan

“Kemarin (Rabu 14/11/2018) tim pengawas sudah ke sana namun memang belum bertemu pihak sekolah dan yayasan baru perwakilan saja sehingga penggalian informasi belum maksimal. Kami harus gali informasi secara dalam dulu juga, ini memerlukan jeda waktu karena menunggu si anak juga. Tim sudah ke sekolah juga tapi kami belum ketemu,” tandasnya. 

Namun begitu tim pengawas menurut Dwiwarni menemukan data bahwa pada saat kejadian, penyintas sedang tidak dalam masa kegiatan belajar mengajar dan sedang menunggu waktu ekstrakurikuler. Di lantai 3 di mana ada jendela tempat penyintas keluar sebelum kemudian melompat diketahui tidak ada guru yang sedang berada di ruangan. 

“Saat kejadian bapak ibu guru tidak ada di lokasi, namun ada beberapa temannya. Tapi pihak sekolah juga belum bisa memintai keterangan teman-teman penyintas karena lebih pada menjaga psikologis,” sambungnya. 

Sementara terkait tindak lanjut penanganan insiden tersebut Dinas Pendidikan Sleman masih akan menunggu koordinasi selanjutnya dengan pihak sekolah dan yayasan. Namun begitu, dinas mengingatkan untuk menyempurnakan bangunan dengan pemasangan teralis jendela. 

“Dinas juga akan ketemu pihak sekolah dan dirembug lagi langkah setelah ini karena kemarin pertama prioritasnya adalah penyelamatan si anak dan sudah. Nanti akan kami rembug lagi dengan pihak yayasan juga,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI