Ditutup Tiga Hari, Pasar Cebongan Langsung Disemprot Disinfektan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pasar Cebongan ditutup selama tiga hari setelah beberapa pedagang dinyatakan positif Covid-19. Tim Spraying Satgas Covid-19 PMI Sleman melakukan penyemprotan disinfektan di lapak pedagang, khususnya lapak pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Disperindag Sleman Mae Rusni Suryaningsih mengatakan, saat ini Disperindag Sleman masih mendata kontak erat kasus awal klaster Pasar Cebongan ini. Dari hasil tracing, jumlah pedagang Pasar Cebongan yang dinyatakan positif Covid-19 ada 6 orang. Sedangkan 13 kasus lainnya yang dinyatakan positif adalah kontak erat keluarga dan lingkungan.

“Perlu kami luruskan bahwa pedagang yang positif hanya enam orang. Awalnya dari seorang penjual minuman yang merangkap penjaga MCK dan seorang pedagang,” jelas Mae Rusni Suryaningsih di Pasar Cebongan, Selasa (15/9/2020).

Menurut Mae, kebijakan penutupan pasar ditempuh karena munculnya penularan generasi II. Tak hanya di lingkup para pedagang tapi juga keluarga dan lingkungan interaksi. Diduga mobilitas manusia menjadi penyebab utama. Apalagi pasar menjadi pusat bertemunya orang dari berbagai wilayah. Hal ini berisiko adanya potensi persebaran Covid-19 yang semakin tinggi.

BERITA REKOMENDASI