DIY Punya Dua Konfederasi Serikat Pekerja, Begini Klarifikasinya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pecah sejak beberapa tahun silam. Dampaknya, ternyata sampai ke daerah termasuk DIY.

Polemik ini menghangat saat momentum penentuan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2021 di mana ada serikat pekerja yang mengaku belum terakomodir suaranya karena tak disertakan dalam pembahasan bersama Dewan Pengupahan Daerah. Diskusi terkait hal ini sempat ramai di lini masa media sosial sejak munculnya pengumuman UMP 2021 DIY pada 31 Oktober lalu.

Waljid Budi Lestarianto, Wakil Ketua KSPSI DIY mengatakan saat ini memang benar ada dua KSPSI di DIY dan seluruhnya terdaftar pada Dinas Ketenagakerjaan. Keduanya berafiliasi pada KSPSI Nasional yang juga pecah pimpinan Yorrys Raweyai dan Andi Gani Nuwawea.

“KSPSI di DIY ada dua dan semuanya sah karena tercatat di Kementrian Tenaga Kerja. Kalau kami yang terafiliasi Yorrys Nuwawea, di DIY punya anggota 120 ribu orang. Kami juga ada lima federasi sebagai syarat konfederasi, di lima kabupaten/kota,” ungkap Waljid pada media Minggu (1/11/2020).

BERITA REKOMENDASI