Djarum Foundation Hijaukan Candi Prambanan

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN (KRjogja.com) – Djarum Foundation konsisten melakukan aksi kepedulian terhadap lingkungan melalui Program Djarum Trees For Life (DTFL). Program penghijauan tersebut saat ini mulai berlanjut ke wilayah Joglosemar. Kota yang dihijaukan meliputi Semarang, Bawen, Lingkar Ambarawa, Magelang, Lingkar Yogya, Solo, Boyolali dan Salatiga.

Sebelumnya melalui program yang sama, DTFL telah menghijaukan Jalur Pantura sepanjang 1.350 kilometer mulai dari Merak hingga Banyuwangi. Belum lama ini, program yang sama juga dilakukan dengan menghijaukan 296 Kilometer Lingkar Pulau Madura.

Khusus di Yogya, DTFL memberikan perhatian khusus terhadap peninggalan sejarah mahakarya Indonesia yaitu Candi Prambanan. Karena itulah di kawasan ini ditanam sebanyak 300 bibit pohon dengan jenis berbeda-beda. Selain Trembesi terdapat pula pohon lain diantaranya Sawo Kecik, Tanjung, Asem Jawa, Kepel, Kemuning, Gayam, Kecrutan, WAlikukun, Gaharu, Dewadaru, Kalimosodo serta pohon lain.

Seremonial penanaman dilakukan di area pelataran Candi Prambanan, Rabu (24/08/2016). Penanaman dilakukan oleh penyanyi cantik Sierra Soetedjo, para personel Bara Suara, Vice President Director Djarum Foundation FX Supandji, Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun Direktur Operasional PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Retno Hardiasiwi serta seluruh tokoh yang hadir.

Menurut Vice President Director Djarum Foundation FX Supandji, program penanaman 10.000 trembesi di wilayah Joglosemar merupakan bagian dari program DTFL yang telah digagas Djarum Foundation sejak tahun 2010. "Inisiatif ini sebagai bentuk kepedulian, tanggungjawab, serta komitmen Djarum Foundation terhadap lingkungan guna mengurangi efek pemanasan global dan menciptakan lingkungan yang bersahabat bagi Indonesia di masa depan," papar Supandji.

Sedangkan Sierra Soetedjo mengungkapkan antusiasnya dalam mendukung program pelestarian lingkungan yang digagas Djarum Foundation. "Harapan saya program ini menjadi pemicu bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan sejenis di seluruh nusantara sehingga berdampak nyata untuk kehidupan masyarakat Indonesia," urainya. (Sal)

BERITA REKOMENDASI