Doni Eks Seventeen: Bani Meninggal Saat Berjihad

SLEMAN, KRJOGJA.com – Ribuan pelayat memadati kediaman orangtua almarhum M Awal Purbani di Gamping Tengah RT 4 RW 14 Ambarketawang Gamping Sleman Senin (24/12/2018) siang. Keluarga, teman dan handai taulan berbondong-bondong datang menghantarkan almarhum Bani Seventeen ke pusara peristirahatan terakhir. 

Kematian Bani mengagetkan, ia meninggal bersama beberapa rekan lain di Band Seventeen karena menjadi korban tsunami di Tanjung Lesung Banten Sabtu (22/12/2018) malam kemarin. Saat sedang tampil dan membawakan lagu kedua, tiba-tiba gelombang laut menyapu panggung dan membuat orang-orang di lokasi tersebut termasuk Seventeen tak bisa berbuat banyak. 

Sontak saja semua orang kaget bukan main menghadapi fakta bahwa sosok Bani harus meninggalkan mereka terlebih dahulu. Salah satu yang merasa paling kehilangan adalah Doni Saputro yang merupakan vokalis Seventeen saat pertama kali terbentuk dahulu. 

Doni datang langsung ke rumah duka, wajahnya terlihat sedih tak bisa menutupi kehilangan sahabat terdekatnya. Ingatannya pun memutar kembali ke masa-masa ia bersama almarhum berjuang bersama membesarkan nama Seventeen. 

Band yang mulai berjuang di tahun 1998 tersebut belum semapan saat ini dengan manajemen kuat. “Dulu kami berbagi segalanya, saya dengan Bani makan satu bungkus untuk bersama-sama karena adanya hanya itu. Perjuangan bersama beliau sangat luar biasa dan itu tak bisa saya lupakan,” ungkapnya pada wartawan. 

Doni mengungkap dengan tegas bahwa Bani dan kawan-kawannya di Seventeen yang meninggal dunia akibat Tsunami di Selat Sunda dalam kondisi sahid. “Bani meninggal saat berjihad, saat mencari nafkah untuk keluarganya, mereka meninggal dalam medan perang dan tidak semua orang bisa seberuntung mereka,” ungkapnya lagi. 

Doni sendiri memang sangat bersedih kali ini. Andi yang belum ditemukan dan Herman yang juga meninggal dunia dalam kejadian di Tanjung Lesung sedikit banyak membuatnya belum percaya sepenuhnya kondisi saat ini. 

“Andi, Herman dan Bani adalah founding fathers Seventeen, mereka anggota band ini sejak awal. Keluarga paling baik yang saya kenal selama hidup adalah Seventeen, meski kami sempat tidak kontak namun karena dasarnya dari hati tetap saja sampai sekarang kami tetap seperti keluarga, saya berdoa untuk mereka semua,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI