Donokerto Launching Kampung Aneka Kripik

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Untuk meningkatkan usaha kripik masyarakat, Pemerintah Desa Donokerto Turi Sleman melaunching ‘Kampung Aneka Kripik’ di Balai Desa Donokerto, Jumat (16/03/2018). Peluncuran Kampung Aneka Kripik tersebut dilakukan untuk memberdayakan kaum perempuan di desa tersebut.

"Launching Kampung Aneka Kripik ini merupakan salah satu pemberdayaan pihak Pemerintah Desa Donokerto kepada warga yang kesehariannya memproduksi aneka kripik. Dengan dilaunchingnya Desa Donokerto sebagai Kampung Kripik diharapkan dapat memajukan perekonomian warga masyarakat," ujar Kepala Desa Donokerto, R Waluyo Jati disela kegiatan.

Disebutkan dalam setahun terakhir ini telah terbentuk 2 kelompok usaha kripik di 2 pedukuhan dari 16 pedukuhan di Desa Donokerto yakni di Pedukuhan Gabugan dan Gading Kulon. Dengan menyandang predikat sebagai Kampung Aneka Kripik diharapkan usaha ini berkembang di kampung  lain di Donokerto.

Dari berbagai jenis kripik baru kripik singkong dan kentang yang di produksi warga. Untuk itu dengan menggandeng beberapa instansi maupun organisasi seperti Aisyiyah Yogyakarta, BUMDes Lestari Desa Donokerto dan Managemen Mita Azara Abadi produksi kripik akan terus berkembang.

Sementara Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Sleman, Hj Kustini Sri Purnomo yang diberi kesempatan melaunching Kampung Aneka Kripik mengapresiasi Pemerintah Desa Donokerto dengan melakukan pemberdayaan masyarakat melakukan usaha kecil. Hal ini dapat membantu menambah penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga, bahkan bila usahanya berkembang tak hanya dimanfaatkan sebagai sambilan tetapi sebagai pekerjaan pokok.

"Apa yang dilakukan Pemerintah Desa Donokerto dengan Kampung Aneka Kripik ini dapat diajdikan contoh bagi wilayah lain. Bila ada tamu atau wisatawan yang datang ke Kabupaten Sleman apabila ingin mencari oleh-oleh kripik bisa diarahkan untuk datang ke Kampung Aneka Kripik Desa Donokerto, " jelas Kustini. (C-5)

BERITA REKOMENDASI