Dorong UMKM Naik Kelas, Bahana Artha Ventura Siapkan ‘Digital Mall’

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dalam era indutri 4.0 yang berkembang sangat pesat saat ini dan telah menyentuh seluruh sektor, PT Bahana Artha Ventura (BAV) mendorong penetrasi pasar bagi produk UKM binaannya dengan sistem digital atau yang disebut Digital Mall. Melalui layanan ini semua produk yang ada bisa dipasarkan ke seluruh Indonesia, bahkan ke luar negeri. 

"Kita akan mendorong pengusaha UMKM memperluas pangsa pasarnya. Misalnya, tadi ada pengusaha tas yang mengatakan baru bisa ekspor di Jepag dan Australia. Melalui layanan digital diharapkan bisa memperluas pangsa pasar ekspornya selain di dua negara itu," kata  Direktur Utama BAV Muhamad Siddik Heruwibowo di Yogyakarta, Rabu (12/12/2018).

Menurut Siddik tak hanya menyediakan platform digital, BAV juga berusaha meningkatkan kemampuan mitra binaan dalam memasuki era digitalisasi melalui workshop bagi sejumlah mitra binaan. Hal ini dimaksudkan agar bisa mengakses internet dan memasarkan produknya melalui online shopping atau sosial media lainnya. Termasuk memberikan sentuhan yang lebih menarik dalam mengemas produk saat akan difoto sebelum dipromosikan ke berbagai online shopping atau sosial media. 

"Pemerintah telah memberikan kepercayaan kepada BAV untuk mengelola dana UMi. Program Kemitraan tahun depan, Kami akan menggenjot penyaluran dana sebesar Rp 100 miliar sehingga bisa semakin meningkatkan kualitas UKM yang memiliki prospek bisnis  besar," ungkapnya.

Siddik menjelaskan dalam 10 tahun terakhir, rata-rata dana program kemitraan yang salurkan BAV kepada sejumlah UKM mengalami kenaikan sekitar 44 persen. Hingga akhir tahun  penyaluran dana program kemitraan akan mencapai Rp 60 miliar, sehingga secara keseluruhan plafond dana PKBL yang telah disalurkan anak usaha Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) ini telah mencapai Rp 424 miliar selama periode 2008 – 2018. 

"Ada banyak UKM yang berpotensi di daerah, namun mereka tidak bankable. Inilah komitmen kami dalam membantu pemerintah dalam mendorong UKM untuk lebih memiliki daya saing . Dan memang ini yang menjadi target pasar kami," tandasnya.

Sementara Senior General Manager Community Development Center PT Angkasa Pura 2  Wandi Ahmad mengakui jika kerjasama dengan BAV selama ini memberikan dampak positif bagi perusahaan. Kegiatan dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang ada di BUMN berjalan dengan baik.

"Saya nyaman dengan BAV, karena bagus untuk menyalurkan PKBL. Kalau hanya melalui cabang saya, penyaluran bantuan permodalan justru dianggap sebagai hibah. Ini berbeda jika BAV yang menyalurkan," katanya. (Tom)

BERITA REKOMENDASI