Dosen yang Ditangkap Polres Sleman Ternyata Pensiunan UPN Veteran

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – RS, yang ditahan Polres Sleman karena kasus dugaan penipuan sewa tanah kas desa Condongcatur Depok Sleman disebut sebagai seorang dosen perguruan tinggi negeri di Sleman DIY. Hal tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar karena yang bersangkutan ternyata sudah pensiun tepat awal bulan Desember lalu dari UPN Veteran Yogyakarta.

Markus Kusnardijanto, Kepala Bagian Humas UPN Veteran Yogyakarta, membenarkan bahwa RS merupakan dosen universitasnya yang telah purna tugas. Markus menegaskan, segala kegiatan yang dilakukan yang bersangkutan adalah urusan pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan UPN Veteran Yogyakarta.

“Kami pihak kampus menginformasikan yang bersangkutan RS pada saat ini dan saat yang bersangkutan dinyatakan berkasus, beliau sudah dalam masa purna tugas. Jadi bukan lagi dosen aktif tapi purna tugas per Desember ini,” ungkapnya pada wartawan, Jumat (31/12/2021).

RS disebutkan merupakan pengajar Fakultas Teknik Industri dan telah mengabdi di UPN Veteran sejak 30 tahun silam dan terdaftar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Selama di kampus, Markus menyebut yang bersangkutan berkelakuan baik dan tidak pernah menorehkan tinta merah.

“Sejauh ini keterangan yang kami peroleh cukup sedikit dari yang bersangkutan dan catatan kampus tidak ada signifikan mengarah negatif. Beliau cukup baik di kampus namun kegiatan di luar kampus kami tidak mengetahui. Apa yang dialami yang bersamgkutan murni dilakukan oleh pribadi tidak ada sangkut pautnya dengan kampus UPN Veteran Yogyakarta,” sambung dia.

Pihak kampus menurut Markus akan tetap intensif memantau perkembangan kasus dan siap melakukan pendampingan hukum apabila diminta yang bersangkutan dan pihak keluarga. Sampai saat ini kampus belum menjalin komunikasi lebih lanjut kepada yang bersangkutan.

“Kami akan koordinasi dengan pihak keluarga dan kami akan dengan senang hati membantu ketika keluarga meminta. Namun sampai saat ini belum ada permintaan. Kita belum komunikasi karena situasi beliau ada di tahanan, kami akan melihat perkembangan ke depan,” pungkasnya.

Sebelumnya, RS diamankan Polres Sleman karena dugaan penipuan sewa tanah kas desa Condongcatur Depok Sleman. RS diduga memalsukan surat sewa dan menjualbelikan pada pihak lain dengan harga Rp 200 juta.

Ada tiga pihak yang menjadi korban dengan total kerugian hingga Rp 700 juta. RS sempat mengungkap pada kepolisian mendapatkan surat sewa dari satu pihak yang kini masih ditelusuri lebih dalam. (Fxh)

Pihak UPN Veteran Yogyakarta saat memberikan keterangan pada media. (Foto : Harminanto)

BERITA REKOMENDASI