DPRD Minta Perangkat Daerah Diperamping

SLEMAN (KRjogja.com) – DPRD Kabupaten Sleman meminta pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru supaya diperamping. Dengan harapan target efisiensi anggaran belanja daerah sebesar 25 persen dapat terwujud. Kemudian pembahasan pembentukan OPD baru sesuai dengan PP No 18 tahun 2016 selesai akhir Agustus ini.

Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta mengatakan, sesuai sosialisasi pemerintah pusat tentang PP No 18 tahun 2016 kemarin, pembentukan OPD harus tepat fungsi dan tepat ukuran. Hal itu disesuaikan dengan ruang lingkup penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi wewenang daerah.

"Kami minta pembentukan OPD harus diperamping.  Ini menyangkut anggaran efisiensi karena dalam PP itu supaya OPD lebih efisien. Ditargetkan anggaran belanja pegawai bisa efisien sekitar 25 persen. Dimana total belanja pegawai di Sleman sekarang ini sekitar 43 persen dari APBD, " kata Haris, Selasa (09/08/2016).

Dengan adanya penataan kembali OPD tersebut, akan mengurangi jumlah jabatan struktural. Meskipun demikian, pengurangan jumlah struktural tanpa mengurangi jumlah pegawai. Kemudian efisiensi anggaran belanja pegawai ini dialihkan ke belanja publik.  "Memang tujuannya, anggaran belanja publik diperbesar dari pada anggaran belanja pegawai, " terangnya.

Pj Sekda Iswoyo Hadiwarno menuturkan, pembahasan OPD dilakukan secara maraton dengan harapan sebelum akhir Agustus 2016 sudah selesai. Namun pihaknya belum mengetahui dinas-dinas mana yang akan dipisah atau digabung sesuai dengan PP No 18 tahun 2016. (Sni)

 

BERITA REKOMENDASI