DPS Pilkades Sleman, Ditemukan NIK dan Pemilih Ganda

SLEMAN, KRJOGJA.com – Tim verifikasi Pilkades Kabupaten Sleman banyak menemukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan pemilih ganda dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Selain itu ada beberapa desa belum mencantumkan Tempat Pemungutan Suara (TPS).  

Ketua Tim Verifikasi dan Teknis Pilkades Kabupaten Sleman Wardoyo menjelaskan, tim akan melakukan verifikasi terhadap DPS dari 49 desa mulai 13-16 Januari 2020. Namun untuk hari pertama, baru ada sekitar 43 desa yang sudah menyerahkan DPS ke tim verifikasi Kabupaten Sleman. "Tapi sudah kami hubungi untuk segera menyerahkan DPS. Dan siang ini (kemarin), sudah menyerahkan semua ke Kabupaten Sleman," jelasnya di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sleman, Rabu (15/1/2020).  

Berdasarkan DPS yang ada, tim verifikasi banyak menemukan NIK dan pemilih ganda. Dimana untuk satu NIK terdapat lebih dari satu nama. Namun ada juga ada nama yang sama dalam DPS. "Setelah DPS itu dimasukkan melalui aplikasi, tim banyak menemukan kegandaan. Kemudian tim klasifikasi ke desa untuk menanyakan data yang benar supaya dibetulkan," terangnya. 

Di samping itu, ada beberapa desa yang belum mencantumkan TPS dalam DPS. Dengan kondisi itu, tim tidak bisa memverifikasi terhadap DPS tersebut. Untuk itu pihaknya meminta desa segera melengkapi TPS. "Data yang masuk ke kami harus lengkap, termasuk ada TPS. Tapi ternyata masih ada beberapa desa belum menyertakan TPS sehingga tim tidak bisa bekerja sebelum itu diperbaiki," ujarnya. 

Meski banyak ditemukan permasalahan seperti NIK dan pemilih ganda, serta belum menyertakan TPS, namun Wardoyo optimis 16 Januari 2020 verifikasi DPS bisa selesai. Kemudian keesokan harinya, Daftar Pimilih Tetap (DPT) dapat ditetapkan. "Kami memprediksikan proses verifikasi tidak molor. Sehingga besok Jumat, DPT bisa ditetapkan," pungkasnya. (Sni) 

BERITA REKOMENDASI