DPUP Hitung Alokasi Dana Bangun Jembatan Denggung

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN (KRjogja.com) – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP) Kabupaten Sleman melakukan penanganan sementara pada jembatan di Jalan Samirin Desa Tridadi Kecamatan Sleman yang ambrol akibat hujan deras beberapa waktu lalu. Salah satunya dengan memasang 200 karung berisi pasir guna menahan air agar tidak masuk ke lokasi.

 

Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan Bidang Bina Marga DPUP Sleman Suwarsono mengatakan hal tersebut saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (14/11). Jika tidak ditahan, airnya akan mudah masuk dan dikhawatirkan akan menambah volume longsoran.

“Sekarang saja sudah bertambah lebar. Saat longsor pertama pekan lalu lebarnya hanya 5-6 meter. Sekarang sudah melebar menjadi 7 meter. Jadi kita putuskan untuk memasang karung yang kami minta dari Dinas Sumber Daya Alam, Energi dan Mineral (SDAEM),” katanya.

Letak jembatan yang berdekatan dengan jalan nasional membuat getarannya sangat terasa. Dimana banyak kendaraan bermuatan berat lewat di jalan tersebut. Hal tersebut juga yang diduga menjadi penyebab longsorannya bertambah lebar.

Mengingat sekarang sudah mendekat akhir tahun, cukup berdampak pada proses penanganan selanjutnya pada jembatan tersebut. Perbaikan tetap diupayakan dilakukan. Namun menyesuaikan dengan kemampuan dari segi dana. “Sampai sekarang kami masih menghitung berapa kebutuhan materialnya. Termasuk berapa anggaran yang dibutuhkan,” tegasnya.

Lebih lanjut Suwarsono mengungkapkan, kondisi Jembatan Denggung memang sejak awal memang kurang kuat. Mengingat sebelumnya hanya berupa tahan urug, sehingga kurang padat. Jembatan tersebut longsor sepanjang 17 meter dengan kedalam 10 meter. (Awh)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI