Dua Calhaj Sleman Batal Berangkat, Ini Sebabnya

SLEMAN,KRJOGJA.com – Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Sleman, mendata dua orang calon haji (calhaj) yang tidak bisa berangkat sebelum waktu keberangkatannya. Satu diantaranya karena meninggal dunia.

Calhaj yang meninggal dunia dari Kloter 28 bernama Somodihardjo (88) warga Sribit, RT01 RW 11, Sendangtirto, Berbah, Sleman. Somo meninggal pada Sabtu (13/07/19) .  Selain itu, Kemenag juga mendata satu Calhaj dari kloter 26 yang menunda pemberangkatan Haji karena faktor sakit. Adalah Muh Zainuddin, warga Wukirsari, Cangkringan, Sleman.

Lebih lanjut, saat ini kabarnya Zainuddin sudah dibawa pulang oleh petugas Dinas Kesehatan Sleman. "Satu orang meninggal di rumah sebelum waktu keberangkatan, dari Kloter 28. Dan satu orang tunda keberangkatan karena sakit dari kloter 26," ," kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Sleman, Ujang Sihabudin saat dihubungi wartawan, Senin (15/07/2019).

Dari data yang diperoleh, total calon haji dari Kabupaten Sleman tahun 2019 sebanyak 1.414 orang yang tergabung dalam enam kloter, yakni kloter 25, 26, 27, 28, 29 dan 97. Untuk pemberangkatan calhaj Sleman secara berangsur telah dimulai pekan lalu. (Ive).

 

BERITA REKOMENDASI