Dua Tahun Maahir Abdulloh Bersepeda Keliling Indonesia

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Perjalanan seorang pemuda, Muhammad Maahir Abdulloh yang memulai perjalanan keliling Indonesia dari Jakarta sejak 11 Maret 2018 lalu akhirnya singgah di Yogyakarta. Setelah mengunjungi beberapa lokasi termasuk taman bacaan masyarakat di Jalan Kaliurang km 14, Kamis (22/03/2018) Maahir akhirnya meneruskan perjalanan ke Jawa Tengah melalui Magelang.

Sempat singgah di kantor PMI DIY dan PMI Sleman, Maahir ditemani beberapa pesepeda melanjutkan gowes hingga ke perbatasan Tempel Sleman untuk nantinya meneruskan perjalanan sendiri. Pria yang kesehariannya sebelum perjalanan merupakan freelance dan relawan di PMI ini sempat menceritakan tujuan perjalanan berkeliling Indonesia.

Maahir mengungkap perjalanan keliling Indonesia dengan singgah di 10 desa terpencil dan mendaki 7 puncak gunung ini bakal dilakoni selama dua tahun penuh hingga 11 Maret 2020. Ia membawa misi yakni membuktikan bahwa tak hanya prajurit TNI-Polri saja yang bisa mengabdikan diri pada masyarakat, namun orang biasa dengan jiwa relawan pun juga bisa.

“Saya dulu waktu kecil melihat TNI membantu masyarakat di pedalaman senangnya bukan main, kemudian bercita-cita melakukannya suatu saat. Tapi saya tidak bisa masuk TNI karena banyak hal dan akhirnya tetap mewujudkan niatan melalui perjalanan ekspedisi penjelajahan nusantara yang dimulai 11 Maret 2018 kemarin,” ungkapnya saat ditemui di PMI Sleman.

Dalam perjalanan dua tahun, Maahir bakal singgah di 10 desa tertinggal yang berada di NTT, Papua, Maluku, Sulawesi Utara, Kalimantan Utara hingga Jambi dan Bengkulu. “Di masing-masing desa saya akan tinggal 1 bulan untuk belajar bersama anak-anak mungkin membuat sekolah nonformal mengajari baca tulis hitung juga pola hidup bersih sehat,” sambungnya.

Untuk mewujudkan niat baiknya tersebut, Maahir tak melulu mengandalkan sponsor dan organisasi yang diikutinya seperti PMI, Pramuka Saka Bhayangkara, Pataga Indonesia, MTB Federal Indonesia, Bike To Work dan Gowes Literasi. “Biaya saya juga berusaha sendiri menjual jersey yang sampai saat ini masih terus berjalan. Organisasi membantu dengan apa yang mereka bisa,” ungkapnya lagi.

Hingga tiba di Yogyakarta, total tiga provinsi telah dilalui di mana perjalanan menuju 31 provinsi lain masih sangat jauh. Berbagai persiapan pun telah dilakukan Maahir untuk menepati cita-citanya berkeliling Indonesia dan mengajar kebaikan.

“Saya sebelumnya sudah dua kali test dari Jakarta-Yogyakarta dan Jakarta-Bali bersepeda, sudah semakin detail saya mempersiapkan perjalanan ini dan semoga bisa lancar sampai dua tahun kedepan. Saya ingin berbuat sesuatu untuk Indonesia dengan apa yang saya mampu,” lanjutnya tersenyum.

Total perjalanan ekspedisi bersepeda Maahir ini total akan menempuh 700 hari perjalanan dengan 15.000 kilometer. Selain singgah di 10 desa terpencil, Maahir juga bakal mendaki tujuh puncak tertinggi Indonesia seperti Rinjani, Cartenz dan Semeru. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI