Duel di Maguwoharjo, Persija Tertekan PSM ‘Nothing to Lose’

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Persija bakal kembali berjumpa PSM di Piala Menpora 2021. Namun kali ini, tampaknya duel akan berjalan lebih ketat dan seru karena keduanya berjumpa di babak semifinal, satu step menuju partai puncak ajang prestisius perdana di masa pandemi Covid ini. Persija bertabur bintang, dengan legiun asing yang dipersiapkan sejak awal. Lain halnya dengan PSM, yang meski diperkuat beberapa bintang, namun seluruhnya adalah pemain lokal.

Pelatih Persija, Sudirman, mengakui saat ini timnya masih terus berbenah dan mengevaluasi pertandingan-pertandingan sebelumnya. Kondisi mereka tak sepenuhnya baik tanpa kendala. Sudirman tak menampik ada tekanan besar selama turnamen, terutama ekspektasi tinggi yang dibebankan agar Persija bisa tampil apik dan menang di setiap pertandingan. Benar saja, tagar Sudirmanout saja sampai saat ini masih terus membahana di lini massa sosial media, meski Persija sudah menembus fase semifinal.

“Kami mendapat banyak tekanan untuk menang sejak awal dan kami harus memainkan tim terbaik. Ini mengapa kami juga belum banyak memberikan kesempatan main bagi pemain muda. Pertandingan lawan PSM ini yang paling berpengaruh adalah mental. Siapa yang paling siap secara mental akan memenangkan pertandingan,” ungkap Sudirman dalam sesi konferensi pers, Rabu (14/4/2021), sehari sebelum pertandingan di Stadion Maguwoharjo.

Tekanan ini tampaknya yang membuat Persija menjadi tim yang paling minim rotasi pemain selama turnamen. Tampaknya pelatih Persija harus berpikir keras di fase semifinal ini, karena pertandingan dimainkan dua leg dengan jarak waktu berdekatan.

“Kita main dua leg dengan waktu berdekatan, kita akan lihat bagaimana kondisi pemain. Kami akan ambil keputusan dari kondisi nanti,” sambung dia.

BERITA REKOMENDASI