Dukuh Kendangan Dituntut Mundur Warga

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN (KRjogja.com) – Ratusan warga Kendangan Caturharjo Sleman mendatangi Kantor Desa Caturharjo Sleman untuk melakukan unjuk rasa, Selasa (09/08/2016). Dalam orasi itu  warga menuntut Dukuh Kendangan Suprapto mundur dari jabatannya karena dinilai tidak transparan. Bahkan penyaluran bantuan diduga tidak tepat sasaran.

Andik warga Kandangan menjelaskan, bantuan yang selama ini mengalir ke Dusun Kendangan dinilai tidak transparan. Diantaranya bantuan raskin dan dana rehab tidak tetap sasaran. Hal ini menjadikan warga resah dengan kebijakan dari dukuh.

"Terkadang, dukuh tidak transparan terkait dana yang diterima dusun. Bahkan tidak mengajak masyarakat untuk musyawarah tentang penggunaan bantuan. Tiba-tiba langsung melaksanakan kegiatan. Bahkan penunjukan lembaga dusun hanya ditunjuk langsung tanpa ada musyawarah," kata Andik.

Sebelumnya, dua tahun yang lalu dukuh tersebut pernah didemo oleh warga. Saat itu Dukuh Suprapto sudah menyatakan mundur dari jabatannya. Namun surat pernyataan itu tidak dilaksanakan dengan alasan tidak mengakui surat pernyataan mundur tersebut. Bahkan pada 23 Juli 2016 kemarin, dukuh kembali membuat surat pernyataan mundur.

Camat Sleman Iriansya menyatakan, aspirasi dari masyarakat ini akan dicatat dan disampaikan ke Pemda. Mengingat sesuai aturan, pemberhentian dan pengangkatan dukuh merupakan kewenangan dari Bupati Sleman.

Sedangkan Dukuh Kendangan Suprapto saat dikonfirmasi belum mau memberikan tanggapan. Ia. akan terlebih bertemu dengan Camat Sleman. "Nanti dulu ya. Saya belum bisa menanggapi tuduhan warga itu," singkatnya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI