Dukung Keselamatan, Sarpras Perkeretaapian Wajib Dilakukan Perawatan

Editor: Agus Sigit

SLEMAN, KRjogja.com – Anggota Komisi V DPR RI H Sukamto SH meminta segala sarana dan prasarana (sarpras) perkeretaapian wajib dilakukan perawatan secara rutin. Mengingat sarpras perkeretaapian ini menyangkut keselamatan manusia.

“Perawatan dan pengecekan sarpras perkeretaapian itu wajib dilakukan setiap saat. Soalnya banyak sarpras seperti rel kereta yang usianya sudah lama. Kenapa ini dilakukan karena menyangkut keselamatan orang,” kata Sukamto saat kunjungan kerja melihat program padat karya perawatan prasana perkeretaapian di Berbah, Kamis (28/10).

Dikatakan, program padat karya ini merupakan usulan dari dirinya ke Kementerian Perhubungan. Adapun kegiatannya pembuatan talud di samping jalur rel kereta api di wilayah Kapanewon Berbah.

“Dengan adanya talud ini, supaya tanah tidak ambol. Kalau sampai ambrol, otomatis akan menggangu jalur rel kereta api,” ujarnya.
Di samping itu, program padat karya ini untuk memberdayakan masyarakat Sleman yang terdampak covid-19. Ketika masyarakat yang terdampak sudah memiliki penghasilan, harapannya bisa memulihkan perekonomian.

“Pandemi ini memang banyak masyarakat yang terdampak. Makanya saya usulkan ada program padat karya di Sleman untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi,” katanya.

Sedangkan PPK Satuan Kerja Perawatan Prasana Perkeretaapian Ditjen Perkeretaapian Tofiq Hidayat menambahkan, program padat karya ini pembuatan talud di samping jalur rel kereta api. Tujuannya untuk menahan pergeseran tanah di jalur rel kereta.

“Fungsi talud ini untuk menahan supaya tidak geser atau ambol. Kalau ambrol bisa menggangu jalur kereta api. Karena ini padat karya, untuk tenaga dan bahan material dari lokal semua. Tujuannya untuk ikut memulihkan perekonomian di daerah,” kata Tofiq.

Untuk perawatan, Tofiq mengaku, secara rutin dilakukan pengecekan oleh petugas. Tujuannya untuk memastikan semua sarpras perkeretaapian tidak ada gangguan.

“Pengecekan itu wajib. Dan itu dilakukan ada yang harian dan bulan,” pungkasnya. (Sni)

 

 

KA

BERITA REKOMENDASI