Eddy Prabowo : Wacana Ekspor Benih Lobster Jangan Diperdebatkan Dulu!

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo menegaskan masyarakat harus bijaksana menanggapi pro dan kontra ekspor benih lobster yang sedang hangat saat ini.

Ia mengatakan wacana ekspor benih lobster adalah aspirasi yang muncul dari bawah dan pihaknya masih menampung sebab ia masih harus memantau beberapa titik budidaya bibit lobster yang bisa diekspor seperti Lombok, Lampung, Jawa Timur, dan Sulawesi Tenggara.

"Namanya informasi, harus kami cari tahu lebih dulu kebenarannya. Jangan diperdebatkan dulu, yakinkan dulu. Masa anda tidak yakin dengan saya yang seolah akan menghabiskan devisa," tegasnya.

Ia mengatakan tujuan rencana ekspor bibit lobster sebetulnya agar masyarakat yang bergantung pada hal itu dapat terus menyambung hidup. Ia menilai orang yang menolak wacana ekspor tersebut kemungkinan hanya ikut-ikutan saja dan tidak memahami masalahnya yang sebenarnya.

Kendati demikian Eddy mengungkapkan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan tidak akan menutup mata pada kritik dan masukan perihal wacana ekspor tersebut.

"kami masih mendengar dan menyiapkan aturannya. Belum juga ada intervensi dari APBN walaupun ke depan misalnya bisa untuk infrastruktur dalam pembesaran (lobster). Saya akan buktikan Pak Jokowi dan Pak Prabowo tidak salah memberi saya amanah ini (sebagai Menteri)," tegasnya.

Eddy menegaskan bahwa dirinya telah ikhlas mengabdi dalam membangun Negara Indonesia. Apalagi ia selalu berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan yang membawahi Kementeriannya dalam mengambil keputusan.

"Jangankan ditenggelamkan, ditembak kepalanya pun kalau saya yakin itu baik bagi masyarakat, akan saya lakukan," ungkapnya usai menghadiri rapat Kerja Teknis Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan di Hotel Grand Keisya Yogyakarta, Kamis (19/12). (C-4).

 

 

 

BERITA REKOMENDASI