Edukasi Gizi MP-ASI 4 Bintang untuk Tumbuh Kembang Balita yang Optimal

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Selama masa pandemi Covid-19 ini, kegiatan posyandu sebagai sarana edukasi mengenai tumbuh kembang balita menjadi terhambat. Dampak dari hal tersebut adalah kurangnya informasi secara tidak langsung akan menganggu tumbuh kembang balita.

Tim Pengabdi dari Universitas Respati Yogyakarta memberikan pelatihan dan edukasi kepada masyarakat. Edukasi ini dilakukan agar pengetahuan yang menyebabkan rendahnya perilaku kesehatan pada masyarakat khususnya mengenai kesehatan ibu dan anak tidak terjadi.

“Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu mengenai MP-ASI 4 Bintang,” kata ketua tim pengabdi, Septriana, S.Gz., M.Gizi yang juga dosen Unriyo.

Ia mengatakan MP-ASI adalah Makanan Pendamping ASI Makanan Pendamping Air Susu Ibu. MP-ASI merupakan makanan atau minuman yang mengandung zat gizi yang diberikan pada bayi guna memenuhi kebutuhan gizi selain ASI.

Sememntara 4 bintang yang dimaksud adalah menu pendamping ASI dengan 4 unsur gizi yaitu karbohidrat, protein hewani, protein nabati dan sayuran. Unsur ini sangat dibutuhkan bayi maupun balita terutama saat masa emas pertumbuhannya.

Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah menggunakan sosial media yaitu ‘Live Instagram’ yang dapat menjangkau sasaran yang luas dan banyak tanpa menimbulkan kerumunan yang dapat memperluas penyebaran virus Covid-19. Instagram mempunyai fitur salah satunya adalah live Instagram yang dapat menjangkau banyak sasaran.

Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Lestari I dan Ringinsari I, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (24/2021) lalu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh tim yang beranggotakan Rahayu Widaryanti, S.ST., M.Kes, Delima Citra Dewi Gunawan, S.Gz., MKM., RD, Vio Nita, S.ST., M.Kes, Novi Indrayani, S.ST., M.Kes, Farida Arintasari, S.SiT., M.Kes dan mahasiswa Program Studi Gizi Program Sarjana Fikes Unriyo tersebut menghadirkan narasumber diantaranya dokter, bidan dan ahli gizi. (*)

BERITA REKOMENDASI