Empat Raperda Inisiatif Dewan Batal Ditetapkan

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Empat rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif dewan batal ditetapkan, Jumat (28/12/2018) malam. Rapat paripurna tidak dapat dilaksanakan karena peserta rapat tidak qourum. Dari 50 anggota dewan, hanya 22 orang yang hadir.

Ketua DPRD Kabupaten Sleman Haris Sugiharta menjelaskan, paripurna penyampaian hasil sinkronisasi dan persetujuan 4 raperda inisiatif dewan, sesuai jadwal sedianya dilaksanakan pada tanggal 28 Desember 2018 pukul 19.30 WIB. Namun sampai pukul 20.30 WIB peserta rapat paripurna tidak qourum.

"Dari 50 anggota dewan, hanya 22 anggota yang hadir. Sedangkan 17 anggota izin. Rapat paripurna tidak dapat dilaksanakan karena tidak qourum," jelas Haris.

Adapun 4 raperda inisiatif yaitu perubahan perda No 16 Tahun 2016 tentang tatacara pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, pengelolaan kepariwisataan, penyelenggaraan pemotongan hewan dan peredaran daging, serta ketahanan keluarga. Rencananya paripurna penetapan 4 raperda kembali diagendakan, Senin (31/12/2018). "Kami sangat menyayangkan batalnya penetapan raperda ini. Apalagi raperda ini inisiatif dewan," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sleman R Inoki Azmi Purnomo SAg menambahkan, sesuai PP 12 Tahun 2018, rapat paripurna untuk pengambilan keputusan raperda dinyatakan quorum apabila dihadiri 2/3 jumlah anggota dewan atau 34 anggota dari 50 anggota DPRD Sleman.

"Sementara 17 anggota menyatakan izin, sehingga tidak mungkin quorum. Padahal Bupati dan jajarannya sudah hadir dan siap mengikuti paripurna," terangnya.

Inoki berharap anggota dewan menghadiri rapat paripurna penetapan raperda inisiatif dewan. Seharusnya malu kepada masyarakat setelah satu tahun raperda inisiatif dibahas dan menggunakan anggaran. Namun pada akhir tahun belum bisa di tetapkan.

"Rasanya malu kepada rakyat. Sesibuk apapun agenda teman-teman, semoga besok (hari ini), paripurna dapat berjalan dan seluruh tugas pembentukan Perda di tahun 2018 dapat terselesaikan," ucap Inoki. (Sni)

BERITA REKOMENDASI