Enam Alumni Jadi Korban JT 610, UGM Berduka

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Enam alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi korban dalam insiden kecelakaan pesawat Lion Air JT 610, Senin (29/10/2018) lalu. Duka mendalam pun dirasakan pihak kampus yang juga menyampaikan empati mendalam bagi keluarga para korban.

Tercatat Dewi Herlina (Prodi Teknik Kimia Angkatan 2008) – Kementerian ESDM, Dicky Jatnika (Magister Hukum Bisnis dan Kenegaraan Angkatan 2008) – Perwakilan BPK Provinsi Bangka Belitung, Yuminingtyas Upiek K (Fakultas Hukum Angkatan 1980) – Pengadilan Tinggi Provinsi Bangka Belitung, Zulva Puspita Ningrum (Fakultas Ekonomika dan Bisnis Angkatan 2002) – Perwakilan BPK Provinsi Bangka Belitung, Agil Septian Nugroho (D3 Akuntansi Angkatan 2013) – Pt Pertamina (Persero) Tbk dan Ubaidillah Salabi (Fakultas Kehutanan Angkatan 1982) berada dalam manifest penumpang pesawat nahas yang jatuh di Tanjung Karawang 13 menit usai lepas landas tersebut.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol UGM, Dr. Iva Ariani mengatakan duka mendalam turut dirasakan UGM lantaran peristiwa yang terjadi Senin lalu. UGM menurut Iva menyampaikan dukacita mendalam pada seluruh keluarga korban kecelakaan terkhusus enam alumni UGM.

“Keluarga besar UGM berdukacita yang sedalam-dalamnya atas insiden jatuhnya pesawat Lion Air di Tanjung Karawang yang menyebabkan banyak orang meninggal dunia, termasuk beberapa di antaranya adalah alumni UGM. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan,” ungkap Iva kepada wartawan Rabu (31/10/2018).

Pihak Humas dan Protokol UGM menurut Iva masih terus menggali informasi apakah ada lagi alumni UGM yang berada dalam manifest 189 orang dalam pesawat JT 610 tersebut. “Kami masih mengumpulkan informasi apakah ada di antara alumni UGM lainnya yang menjadi korban, saat ini data terus berusaha kami kumpulkan,” sambungnya.

Sementara ungkapan belasungkawa dan rasa simpati juga terus mengalir dari segenap civitas akademika UGM. UGM memberikan apresiasi kepada para pihak yang telah mengerahkan segenap kemampuan dan upaya terbaik untuk menemukan para korban, dan mengharapkan yang terbaik bagi segenap keluarga yang masih menantikan berita mengenai kerabat mereka yang berada di dalam pesawat tersebut. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI