FKY Gerakkan Ekonomi Masyarakat

SLEMAN (KRjogja.com) – Penyelenggaraan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 28 Masa Depan Hari Ini Dulu secara resmi disudahi Jumat (09/09/2016) malam. Event yang diadakan sejak 23 Agustus 2016 tersebut ternyata memiliki omset yang cukup besar lebih dari Rp 1 Miliar. 

Ketua FKY 28, Ishari Sahida atau kerap di sapa Ari Wulu mengatakan omset tersebut merupakan hasil akumulasi penyelenggaraan selama 18 hari. Menurut dia, jumlah tersebut didapatkan dari akumulasi pasar seni yang terdiri dari 47 stand kuliner dan 85 stand kreatif. 

"Omset kita di FKY 28 ini mencapai Rp 1.904.712.400 cukup lumayan dari penyelenggaraan selama 18 hari. Omset tersebut dihitung dari perputaran uang di 132 stand pasar seni yang ada di Taman Kuliner Condongcatur," ungkapnya.

Dia menambahkan jumlah pengunjung FKY selama 18 hari penyelenggaraan juga terhitung mencapai 183.722 orang dengan estimasi 9000 orang setiap harinya. "Memang menurun dibandingkan tahun 2015 namun seni tidak bicara kuantitas, namun kualitas di mana pengunjung bisa lebih nyaman menikmati FKY," imbuhnya. 

Hal berbeda yang juga terjadi di FKY 28 menurut Ari Wulu terjadi di sektor stand kreatif di mana mampu mendongkrak omset keseluruhan FKY. "Tahun 2015 yang mendominasi stand kuliner, tapi tahun ini seni kreatif bisa mendominasi dengan presentasenya 55 persen, ini bukti bahwa karya teman-teman semakin diapresiasi pengunjung, dibeli," lanjutnya.

Di sisi perekonomian masyarakat sekitar Taman Kuliner Condongcatur, muncul pula 11 kantong parkir yang memiliki omset hingga Rp 101.700.000 selama terselenggaranya acara. Tampaknya lepas pro dan kontra yang ada di dalam acara tersebut, tidak sedikit masyarakat yang diuntungkan melalui seni. Semoga saja penyelenggaraan FKY 2017 semakin menarik dan memiliki nilai ekonomi tinggi untuk masyarakat. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI