FL2MI Diminta Tebar Virus Anti Golput

SLEMAN, KRJOGJA.com – Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XI hari kedua di Grha Instiper Selasa (19/3/2019).  Ada 400 mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Indonesia turut serta dalam seminar yang mendatangkan narasumber dari Polda DIY yakni Direktur Intelkam Polda DIY Kombes Pol Nanang Juni Mawanto dan Bawaslu RI, Sulastyo. 

Direktur Intelkam Polda DIY Kombes Pol Nanang Juni Mawanto mengungkap mahasiswa  merupakan generasi penerus bangsa dengan segala pemikiran akademis yang dimiliki. Menurut dia, mahasiswa juga memiliki peran penting lantaran dinilai mampu menjangkau generasi milenial yang di pemilu 2019 memiliki persentase besar hingga 60 persen. 

“Saya sampaikan pada teman-teman mahasiswa ini kebetulan mereka dari berbagai wilayah di Indonesia untuk tidak golput, agar memilih di pemilu nanti karena bagaimanapun sistem ini yang dianut bangsa kita. Mudah-mudahan mereka bisa menyebarkan virus untuk tidak golput, karena kalau golput kan tetap saja ada pemimpin yang terpilih, malah legitimasi pemilu yang kemudian dipertanyakan,” ungkapnya. 

Secara khusus, Nanang menyampaikan agar para mahasiswa ikut membantu menyukseskan pemilu 2019 secara damai. Mahasiswa dengan intelektualitasnya diharap mampu menjaga persatuan dan kesatuan serta menghindari hal-hal yang mengganggu terciptanya Indonesia aman. 

“Mahasiswa ini harapan kami bisa mencegah hoax, ujaran kebencian, hingga masalah intoleransi. Ini harus dihindari karena menjadi sensitif dapat menggangu persatuan dan kesatuan,” sambungnya. 

Sementara Tenaga Ahli Bawaslu RI Sulastyo menyampaikan di pemilu 2019 ini jumlah pemilih milenial mencapai sekitar 60 Juta pemilih. Andil dan peran aktif generasi muda di pemilu mendatang sangat diharapkan termasuk dalam pengawasan pelaksanaan. 

“Jangan Golput, sebab satu suara sangat berharga untuk menentukan arah bangsa lima tahun ke depan. Selain itu teman-teman mahasiswa juga diharapkan ikut mengawasi pelaksanaan pemilu yang demokratis,” terangnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI