Fokus Pembangunan Sleman Tekan Angka Kemiskinan

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Fokus perencanaan pembangunan Kabupaten Sleman pada tahun 2020 masih menekankan pada tiga tematik, yaitu penurunan kemiskinan, peningkatan daya saing ekonomi lokal, dan penurunan ketimpangan wilayah. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir angka kemiskinan di Kabupaten Sleman telah berhasil ditekan.

”Pada tahun 2016 ada 10,60% KK miskin, tahun 2017 turun menjadi 9,48% KK miskin, dan pada tahun 2018 turun lagi menjadi 8,77% KK miskin,” ungkap Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun.

Wabup mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang yang digelar tepat pada waktunya. Diharapkan hal ini dapat menjadi awal yang baik serta menjadi pendorong terselenggaranya proses penyusunan penganggaran tahun 2020 yang tepat waktu, tepat sasaran dan memberikan outcome yang optimal.

”Perlu disadari bersama bahwa penyusunan ini bukan semata-mata tanggungjawab eksekutif, tapi juga DPRD dan masyarakat Sleman secara keseluruhan. Dengan begitu kegiatan pembangunan di Kabupaten Sleman pada tahun 2020 bisa sesuai dengan kebutuhan, permasalahan dan aspirasi masyarakat,” jelas Wabup.

Senada, Kepala Bappeda Sleman, Kunto Riyadi, berharap dengan acara tersebut peserta musyawarah dapat memberikan masukan dan pengayaan substansi guna penyempurnaan rancangan RKPD menjadi rancangan akhir RKPD. Sehingga proses perencanaan pembangunan di Kabupaten Sleman dapat berjalan secara optimal. (Has)

BERITA REKOMENDASI