FSI 2016 “Today Arts Future Culture” Tampilkan Band-Band Kondang DIY

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN (KRjogja.com) – Festival Seni Internasional (FSI) ke-6 tahun 2016 bertajuk "Today Arts Future Culture" yang digagas oleh P4TK Seni Budaya Yogyakarta bersiap digelar 21-25 November 2016. Dalam agenda rutin dua tahunan tersebut tiga band kondang DIY yakni Letto, Jikustik dan Shaggydog akan tampil menghibur masyarakat yang hadir di arena yang diadakan untuk mengapresiasi seniman dan para guru baik dari dalam maupun luar negeri.

 

Salamun, Kepala P4TK Seni dan Budaya Yogyakarta dalam temu pers di Quality Hotel, Selasa (15/11/2016) mengatakan FSI tahun 2016 ini merupakan salah satu wujud apresiasi terhadap seniman muda dan para guru seni yang ada di seluruh Indonesia. Diharapkan, dengan adanya tema yang diusung yakni Today Arts Future Culture, FSI mampu menciptakan seni yang nantinya menjadi budaya di masa depan.

"Ratusan karya dari seniman muda dalam dan luar negeri serta guru-guru kesenian sudah kami terima yang juga konfirmasi keikutsertaan. Kami berharap ada nilai imajinatif futuristik yang bisa mengkombinasikan dengan baik antara budaya Indonesia dan iptek terkini," terangnya.

Sigit Purnomo Ketua Panitia FSI 2016 menambahkan ada berbagai agenda yang akan dilaksanakan selama lima hari mulai 21-25 November 2016. "Ada pentas karya seniman luar negeri, pentas karya guru seni, workshop seni instalasi, lomba dan pameran seni tingkat nasional, seminar internasional, festival band SMA-SMK se Jawa Bali, seni hiburan rakyat, lomba membatik dan lomba foto FSI 2016," ungkapnya.

Tiga band papan atas juga siap menghibur masyarakat yang hadir di P4TK Seni dan Budaya yakni Letto, Jikustik dan Shaggydog. "Senin 21 November pukul 19.00 Jikustik akan tampil, Kamis 24 November 2016 pukul 16.30 giliran Letto dan Jumat 25 November 2016 pukul 16.30 ditutup oleh Shaggydog," lanjutnya.

FSI 2016 direncanakan dibuka oleh Mendikbud Muhajir Effendi bersama Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Akan hadir pula maestro tari Indonesia Didik Nini Thowok bersama para guru seni dari seluruh Indonesia yang karyanya masuk ke meja panitia penyelenggara. (Fxh)

 

 

BERITA REKOMENDASI