Gara-gara Adu Pandang, Pemuda Ngamuk Main Bacok

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRjogja.com – Saling adu pandang, menyulut emosi NI (21) warga Gamping Sleman sehingga melakukan aksi pembacokan. Tak tanggung-tanggung, dua remaja sekaligus menjadi sasaran kemarahan NI. Kedua korban yakni BG (18) mengalami luka telapak tangan sebelah kiri, sedangkan AL (18), mengalami luka sobek lengan tangan bagian siku kiri dan punggung tangan.

Kanit Reskrim Polsek Mlati Iptu Noor Dwi Cahyanto menjelaskan, saat melakukan pembacokan, NI dalam kondisi terpengaruh minuman keras. “Pelaku langsung kami tangkap sesaat setelah kejadian dengan bukti pisau belati dan parang sepanjang 60 Centimeter. Dia sudah berstatus tersangka dan kami tahan dengan jerat Pasal 351 ayat (2) KUHP, tentang Penganiayaan ancaman hukuman 5 tahun,” tandas Iptu Dwi, Senin (3/5).

Dijelaskan, kasus itu diawali pertemuan antara pelaku dan korban di sebuah warung bakmi di Dusun Kajor, Nogotirto, Gamping, Sabtu (1/5), pukul 01.30. Saat di warung, teman korban yakni GL dan pelaku saling adu pandang. Adu pandang antara dua lelaki itu rupanya membuat emosi NI tersulut. Ia langsung mengeluarkan sebilah belati yang akan digunakan untuk menusuk perut, namun GL berhasil menghindar. Setelah terjadi adu mulut, GL lantas keluar dari warung bakmi sambil berteriak minta tolong.

Mendengar ada keributan, PD (teman NI) yang sedang makan, langsung keluar warung lalu mengajak pelaku pergi. Saat pelaku pergi, ternyata GL dan temanya mengejar pelaku sambil berteriak klithih.

BERITA REKOMENDASI