GEBRAK SETIA Ajak Remaja Dukung Pencegahan Penularan HIV/AIDS

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kasus HIV/AIDS di Indonesia masih menjadi masalah global, dimana kejadiannya seperti fenomena gunung es, hanya sedikit yang diketahui daripada yang sesungguhnya. Saat ini upaya pencegahan penularan HIV pun telah dilakukan pemerintah, salah satunya dengan edukasi dan deteksi dini dengan Voluntary Counseling and Test (VCT) atau yang dikenal dengan tes HIV.

Namun sayangnya, stigma negatif tentang HIV sudah sangat melekat di masyarakat sehingga hal inilah yang menjadi hambatan terbesar dalam program-program pemerintah tersebut. Permasalahan ini tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, diperlukan kerjasama lintas sektoral baik dari tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, swasta, bahkan akademisi untuk memutus mata rantai ini.

Remaja sebagai generasi muda milenial memiliki peranan yang tak kalah penting dalam pencegahan penularan HIV dan penghapusan stigma. Oleh sebab itu, Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) bersama Puskesmas Mlati 1 menginisiasi pembentukan Satgas Remaja Tanggap HIV/AIDS (SETIA) pada 26 Juli 2019 silam.

Sebagai realisasi kegiatan dari SETIA mulai diluncurkan Minggu (15/09/2019) di Balai Desa Sinduadi diadakan GEBRAK SETIA. Menurut inisiator GEBRAK SETIA, Rizka Ayu Setyani, SST, MPH dan Fika Lilik Indrawati, S.SiT, MPH dosen Pendidikan Profesi Bidan UNRIYO, gerakan bersama kader SETIA bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya remaja dalam pencegahan penularan HIV.

Acara ini meliputi senam zumba, talkshow HIV/AIDS dan VCT atau tes HIV khususnya pada remaja. Kegiatan ini merupakan rangkaian Penelitian Dosen Pemula dana Hibah Kemenristekdikti Tahun 2019, sebagai bentuk pemberian intervensi dalam peningkatan partisipasi VCT pada remaja, yang pelaksanaannya didukung oleh Puskesmas Mlati 1, Pemerintah Desa Sinduadi, Kader HIV Desa Sinduadi, PKK Desa Sinduadi, Pokja Jombor, LSM Victory Plus, LSM Vesta.

Ketua SETIA Desa Sinduadi, Wisnu Adhi Suryo Nugroho, S.Fil mengatakan mengemban amanah ini tidaklah mudah. Diperlukan komitmen dan dukungan dari semua pihak khususnya Pemerintah Desa dan Puskesmas agar kelak SETIA dapat menjalankan peran dan tugasnya secara optimal.

Kepala Desa Sinduadi, Senen Haryanto, SE dalam sambutannya sangat mendukung program-program yang nantinya akan dilakukan SETIA melalui pengajuan Dana APBD atau Dana Desa. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif apalagi melihat minimnya pemahaman masyarakat tentang HIV/AIDS.

Dukungan juga diberikan oleh Kepala Puskesmas Mlati 1, dr Ernawati. Ia berharap SETIA dapat menjadi kepanjangan tangan Puskesmas dalam edukasi dan merubah pandangan masyarakat yang negatif tentang HIV/AIDS. (*)

BERITA REKOMENDASI