GKR Mangkubumi Kembali Pimpin Kadin DIY

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pembayun atau GKR Mangkubumi kembali dipercaya menjalankan amanah sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY periode 2020 hingga 2025. Ketua Umum Kadin DIY petahana ini mengaku tetap fokus dalam meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah seoptimal mungkin supaya tetap berkreasi dan berinovasi di masa pandemi Covid-19.

“Saya masih akan memberikan dukungan dan dorongan kepada sektor UMKM dan industri pariwisata untuk program dua tahun kedepan paling tidak hingga 2023. Pelaku UMKM dan industri pariwisata inilah yang paling terdampak di saat pandemi Covid-19 ini, utamanya bagi pelaku usaha mikro,” ujar GKR Mangkubumi usai mengikuti Musyawarah Daerah (Musda) Ke-8 Kadin DIY di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Sabtu (31/10/2020).

GKR Mangkubumi menyampaikan khusus pelaku usaha mikro, dirinya menghimbau agar melakukan bersama-sama dengan membentuk kelompok agar satu sama lain bisa saling menolong, tidak lagi sendiri-sendiri. Informasi berbagai program bantuan dari Pemerintah dan sebagainya dapat dimanfaatkan bersama-sama. Setidaknya melalui upaya pembentukan kelompok ini diharapkannya bisa membantu semisal menggandeng tetangga untuk saling menguatkan dan membantu satu sama lain.

“Kita memang diharuskan beralih dan berinovasi menciptakan produk, baik dari pengolahan yang sehat, kemasan, rasa hingga pemasaran secara online atau dalam jaringan (daring). Keberlangsungan usaha tetap harus dipikirkan utamanya dengan lebih berkreasi serta memperluas jaringan pemasaran online,” katanya.

Putri Sulung Raja Kraton Yogyakarta ini menegaskan pihaknya menyadari sedalam-dalamnya, peran UMKM yang strategis dan dunia usaha nasional yang tangguh merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang sehat dan dinamis dalam mewujudkan pemerataan, keadilan dan kesejahteraan rakyat. Dengan kesadaran itu kiranya peran pengusaha yang tergabung dalam Kadin, diharapkan dapat mengikuti perkembangan dan perubahan yang demikian cepat dan bekerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka kelancaran dan kestabilan roda perekonomian DIY dan Nasional.

“Kami berharap kepengurusan Kadin DIY yang baru ini akan lebih baik berkomunikasi dan bersinergi terutama dengan Pemda. Selain itu, Kadin DIY tetap harus mendorong wirausaha dan UMKM di tengah tantangan perekonomian yang besar dan bisa bertahan lebih dahulu di saat pandemi Covid-19,” tandas Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani.

Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X yang memberikan sambutan secara virtual menilai Kadin DIY belum bertransformasi atau berubah sejak 2016 lalu hingga saat ini. Secara internal, Musda ini harus bisa mengkaji ketercapaian program kerja disamping pemilihan pengurus baru khususnya pada sosok Ketua Umum Kadin DIY. Dari sisi eksternal, adalah penilaian eksternal dengan lembaga-lembaga ekonomi dan Pemda setempat apakah sudah menghasilkan sesuatu yang dapat diandalkan.

“Saya harap kepemimpinan Kadin DIY yang baru ini harus bisa bergotong-royong bersama Pemda menghadapi dampak pandemi Covid-19. Kadin bisa menjadi mitra dialog kebijakan untuk mewujudkan Musda yaitu Transformasi Peran Strategis Kadin DIY Dalam Peningkatan Kapasitas UMKM,” tegasnya.

Sultan HB X menekankan Kadin harus bisa mendorong peningkatan produk-produk unggulan daerah terutama dari UMKM yang memiliki daya saing global. Untuk itu, Kadin DIY diminta melakukan pemetaan atas potensi eksisting produk unggulan daerah guna mengembangkan usahanya. Fokus pada pengembangan industri kreatif hingga membuka bisnis startup yang berbasis teknologi yang dimiliki DIY.

“Tepat rasanya jika Kadin DIY menjalin kerjasama tripe helix dengan kekuatan utama sinergi akademisi, bisnis dan pemerintah guna membangkitkan sektor riil. Upaya tersebut guna mempercepat pemulihan ekonomi di DIY melalui UMKM di masa pandemi Covid-19. Jadi kesuksesan tahun ini adalah dengan kerja keras dan kerja cerdas,” pungkas Raja Kraton Yogyakarta ini. (Ira)

BERITA REKOMENDASI