Gonta-ganti Masker, Pelaku Curas Beraksi Saat Pendemi

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Polda DIY dan jajarannya mengamankan 26 orang tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) selama 14 hari melaksanakan operasi. Berbagai modus, dilakukan para pelaku kejahatan yang ditangkap dalam kasus berbeda sejak 12 Agustus sampai 25 Agustus 2020 ini.

Salah satunya dilakukan H (45) asal Sumatera yang sengaja bergonta-ganti masker agar identitasnya tidak dikenali baik oleh korban maupun polisi. Berbekal belasan masker, H beraksi di sejumlah TKP dengan sasaran ibu-ibu yang sedang menyapu di halaman rumah atau belanja sayuran dan memakai perhiasan yang mencolok. Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Burkan Rudy Satria, Kamis (27/8) menjelaskan, H ditangkap dengan barang bukti belasan masker di dalam tasnya.

“Saat ditangkap, H akan bekerja dan barang bukti yang kami amankan berupa 14 masker di dalam tasnya. Di beberapa CCTV yang kami dapatkan, pelaku ini memang gonta-ganti masker. Masker jadi modus para pelaku, namun kita tidak bisa menyalahkan penggunaan masker karena itu memang harus dipakai selama pandemi,” tandas Burkan saat rilis di Mapolda DIY.

Beberapa pelaku kejahatan lainnya, juga mengenakan masker sehingga diakui Burkan menjadi salah satu kendala dalam pengungkapan. Karena meskipun aksi mereka terekam CCTV, namun karena memakai masker sehingga wajah tidak terlihat dengan jelas.

Dalam kesempatan kemarin, Burkan juga mengingatkan agar perempuan atau ibu-ibu tidak menggunakan HP maupun perhiasan yang mencolok saat berkendara. Karena dari 26 tersangka yang diamankan, paling banyak adalah kasus jambret dengan sasaran wanita yang membawa ponsel maupun perhiasan mencolok saat berkendara.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto menambahkan, 26 tersangka ditangkap dalam 19 kasus berbeda. “Target kita selama operasi curas ada 19 kasus dan semua tercapai bahkan ada Polres yang over prestasi,” tandasnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa 9 unit sepeda motor, 15 buah handphone, 5 buah senjata tajam berupa pisau, bendo dan clurit serta uang tunai Rp 1.310.000. (Ayu)

 

BERITA REKOMENDASI