Gotong Royong Kunci Hadapi Pandemi Covid-19

VIRUS corona atau Covid-19 memukul kehidupan masyarakat. Tidak ada yang mau terinveksi virus yang belum ada obatnya ini. Namun, ada juga warga yang terpapar meski sudah melakukan upaya seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan air sabun atau hand sanitizer.

“Saya sudah mematuhi semua protokol kesehatan yang ada, namun sangat terkejut saat rapid test dan swab menunjukkan reaktif. Saat itu dunia seakan runtuh dan langsung melakukan isolasi diri di Asrama Haji Sleman selama dua pekan,” ungkap Yanto Warga RT 01/RW 45 Maguwoharjo, Kabupaten Sleman.

Yanto selama ini dikenal sebagai sopir salah satu keluarga di Sleman. Mau tak mau harus selalu keluar kota menemani keperluan juragannya. Namun, saat bertugas selalu mengenakan masker dan mengantongi hand sanitizer. Saat tidak bertugas, profesinya menjadi asisten rumah tangga merangkap petugas keamanan.

“Biasanya saya kerap ke Jakarta dan Surabaya. Selama Covid-19 mobilitas ke luar kota sebenarnya berkurang dan selalu mengikuti rapid test. Biasanya, (hasil rapid test) saya selalu negatif. Namun, saat mau ke Surabaya hasilnya malah positif,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI