Gundala Ingin Tunjukkan Superhero yang Indonesia

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Komik superhero legenda Indonesia, Gundala diangkat ke layar lebar dan bakal tayang perdana 29 Agustus 2019 mendatang. Sabtu (10/8/2019), cast pemain film bersama sutradara, Joko Anwar hadir menyapa masyarakat Yogyakarta membagikan bocoran film yang dinilai bakal jadi fenomenal tersebut.

Pemeran Gundala (Sancaka) Abimana Aryasatya, Andi Mutiara Pertiwi Basro yang akrab disapa Tara Basro (Merpati) dan Muzzaki Ramdhan (Sancaka kecil) secara langsung hadir di hall Jogja City Mall (JCM) untuk menyapa penggemar Yogyakarta. Banyak yang penasaran lantaran film yang diambil dari komik Hasmi (Harya Suraminata) tersebut dirasa sangat keren meski baru sebatas muncul trailernya saja.

Joko Anwar sang sutradara mengaku cukup berat memproduksi film yang disebutnya sebagai legenda komik superhero di Indonesia tersebut. Joko yang mengaku fans berat komik Gundala karya Hasmi harus menggali dalam pikiran dan rasa untuk menulis skenario yang akhirnya terwujud dalam film.

“Saya sampai harus cari tempat yang tak biasa untuk menulis, pokoknya tidak biasa karena saya ingin skenario dan jalan cerita di film ini tetap menjadi Gundala yang kita kenal bersama namun bisa diterima penonton saat ini. Luar biasa sekali akhirnya film ini jadi dan akan kita lihat bersama di bioskop mulai 29 Agustus nanti,” ungkap Joko usai meet and greet.

Director film fenomenal Pengabdi Setan ini memberikan sedikit bocoran bahwa Gundala nantinya akan benar-benar menggambarkan Indonesia dengan karakter masyarakat di dalamnya. Ia bahkan menggaransi penonton akan mendapat romantisme cerita Gundala yang ada di komik terdahulu.

“Film ini tidak menonjolkan kekerasan, bukan berarti terus-terusan ada berantemnya. Kita justru ingin tunjukkan bahwa Indonesia bukan negara yang dipenuhi orang-orang egois tapi, orang yang juga memikirkan sesama. Ini yang dipegang film Gundala. Kita ini terdiri dari banyak suku dan bisa bertahan sampai hari ini. Film ini ingin mengingatkan kita bahwa Indonesia kaya perbedaan tapi itu membuat kita kuat,” sambung Joko.

Tak hanya kostumnya saja yang dibuat di Los Angeles, Film Gundala juga bakal dipertontonkan di Amerika Serikat tepatnya Toronto International Film Festival 2019. Pihak penyelenggara festival salah satu terbesar di dunia tertarik ketika melihat trailer film tersebut diputar.

Abimana yang menjadi pemeran utamapun merasa begitu antusias menunggu film tersebut diputar. “Luar biasa sekali, saya sangat antusias melihat bagaimana film ini mendapat respon masyarakat. Dari Amerika menikmati film ini dan tentu menambah kepercayaan diri kami. Mudah-mudahan respon masyarakat nanti baik,” tandas Abimana.

Film Gundala sendiri nantinya bakal membuka film-film selanjutnya dari Jagat Sinema Bumi Langit. Joko Anwar memberikan bocoran akan terus ada film-film menarik superhero Indonesia hingga tahun 2025. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI