Guru Besar Jadi Wamenkumham, Begini Harapan UGM

SLEMAN, KRJOGJA.com – Guru Besar Fakultas Hukum UGM, Prof Edward Omar Sharif Hiariej dilantik sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), Rabu (23/12/2020) hari ini. Ia akan mendampingi Yasona Laolly yang menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM kabinet Indonesia Maju.

Eddy, begitu ia akrab di sapa merupakan salah satu guru besar termuda UGM. Rektor UGM, Prof Panut Mulyono menyebut, Eddy menjadi guru besar di usia 37 tahun pada 2010 lalu dan menjadi salah satu terbaik di UGM saat ini.

Panut mengharapkan Eddy bisa mengemban amanah dengan baik sebagai Wamenkumham. UGM menurut dia sangat bangga dengan prestasi yang diraih Eddy yang mampu mendapat kepercayaan presiden hingga akhirnya diangkat sebagai Wamenkumham.

“Kami tentu saja bangga dan menaruh harapan agar Prof Eddy bisa menjalankan tugas dengan baik, maksimal sebagai Wamenkumham. Selama ini Prof Eddy sangat helpful, entengan membantu kalau diajak diskusi terkait permasalahan hukum. UGM tentu sangat bangga,” ungkap Panut.

Panut pun menyampaikan selamat pada Eddy yang resmi menjadi Wamen hari ini. UGM meminta Eddy amanah dengan segala ketugasan yang akan diemban nantinya.

“Saya sering mengajak beliau (Eddy) untuk berdiskusi di kantor saya ketika ada masalah hukum. Dia sangat baik dan helpful, maka kami sangat senang beliau menjadi Wamen,” tandas Panut.

Eddy Hiariej sendiri merupakan pria kelahiran Ambon Maluku 10 April 1973. Ia merupakan salah satu Guru Besar Ilmu Hukum Pidana di UGM dan menjadi satu termuda di antara guru besar yang lain. (Fxh

BERITA REKOMENDASI