Guru Kesulitan Kembangkan Media Pembelajaran Online

Editor: Ary B Prass

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pandemi Covid 19 membawa dampak di berbagai sektor kehidupan, salah satunya yaitu di sektor pendidikan. Penerapan kebijakan social distancing telah menggeser implementasi pembelajaran dari yang semula dilakukan face to face beralih menjadi pembelajaran daring/online.

Perubahan yang begitu mendadak ini memaksa guru untuk kreatif mengembangkan berbagai inovasi media dan evaluasi pembelajaran daring/online agar pembelajaran tetap berjalan efektif. “Namun kondisi di lapangan, masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan media dan evaluasi pembelajaran daring atau onlind free platform,” kata Vera Yuli Erviana MPd, Tim Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas  Ahmad Dahlan (UAD), Jumat (25/06/2021).

Menurut Vera Yuli, berdasarkan data dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Minggir memiliki beberapa permasalahan antara lain: (1) sebagian besar SDM sudah berusia lanjut sehingga pengetahuan dalam pemanfaatan free platform masih kurang, (2) kurangnya keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran daring yang inovatif, (3) kurangnya keterampilan guru dalam mengembangkan evaluasi pembelajaran daring yang variatif, (4) kurangnya keterampilan guru dalam mengembangkan gamifikasi online agar pembelajaran menyenangkan dan tidak menjenuhkan, (5) Sudah pernah dilakukan pelatihan pembuatan media online namun belum ada pendampingan intensif.

BERITA REKOMENDASI