Hadapi Industri 4.0, Menaker Dampingi TKI ‘Upgrade Skill’

SLEMAN, KRJOGJA.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Hanif Dhakiri hadir dalam acara 59th Workshop Meeting of Heads of NPOs yang diselenggarakan di Mercure Hotel Selasa (2/10/2018). 

Hanif menilai persaingan tenaga kerja dengan asing akan semakin berat mengingat saat ini dunia sedang mengalami perubahan industri 4.0 lantaran perkembangan teknologi informasi.  Bahkan, saat ini pola industri mengalami perubahan yang sangat drastis karena teknologi yang berkembang pesat. Hal tersebut menurut dia membutuhkan adaptasi yang tak kalah baik dari tenaga kerja khususnya di Indonesia. 

“Ini kan dunianya berubah nih karena perkembangan teknologi informasi yang masif, ketika tekonologi informasinya berubah secara cepat tentu industrinya juga berubah, nah ketika industri berubah, karakter pekerjaannya juga berubah. Ketika karakter pekerjaan berubah, tuntutan terhadap skillnya juga berubah, inilah yang diantisipasi oleh pemerintah dalam menghadapi industri 4.0,” terang Hanif. 

Pemerintah menurut Menaker memiliki paling tidak dua strategi untuk memastikan kesiapan tenaga kerja Indonesia menghadapi industri 4.0. Peningkatan kompetensi pekerja dengan mengupgrade skill tenaga kerja agar memiliki daya saing dan berdampak kepada kemajuan ekonomi dan kesejahteraan serta pengupahan yang didasarkan pada produktivitas kerja. 

“Di sini akses dan mutu terhadap pelatihan kerja terus kita genjot agar mereka yang tidak punya skill bisa memiliki skill, mereka yang sudah punya skil bisa mengupgrade skilnya kemudian yang ingn mengubah skill juga bisa mendapat kesempatan untuk mendapat skil yang baru. Kita menyebutnya sebagai triple skilling. Di sisi lain sistem pengupahan juga kita kaji ulang melibatkan serikat pekerja dan pengusaha agar kenaikan upah juga berbanding lurus dengan produktivitas,” tandasnya. 

Kedepan menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk membuka pelatihan kerja seluas mungkin dengan kualitas yang mumpuni agar pekerja Indonesia memiliki daya saing di era industri 4.0. Sejumlah kebijakan maupun program dan kegiatan untuk memastikan agar para pekerja Indonesia bisa meningkatkan skill, memperbaiki dan bahkan beralih untuk menghadapi skill yang baru pun disusun untuk mewujudkan misi tersebut. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI