Hadapi Isu G30SPKI, Milenial Harus Bernalar Kritis

SLEMAN, KRjogja.com – Di bulan September, diskusi tentang G30SPKI selalu ada. Namun, beberapa pakar menilai, gerakan tersebut sudah tidak relevan untuk generasi milenial, salah satunya Ketua Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara (PSPBN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr Moh Tantowi. Menurutnya, komunisme memang pernah menjadi luka sejarah di negeri ini.

Namun, bukan berarti keturunan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) harus didiskriminasi. “Ideologi komunisme memang tidak cocok dengan sila Ketuhanan, tapi jangan sampai ada diskriminasi pada keturunan PKI. Mereka harus diasuh menjadi bagian dari anak bangsa,” katanya, Selasa (29/9/2020).

Ditambahkan Ketua Prodi Hukum Tata Negara, Drs M Rizal Qasim MSi, sejarah masa lalu pemberontakan PKI jangan sampai menodai masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Pancasila harus merangkul semua, hidup satu atap menjalin harmoni cinta sesama anak bangsa” kata Rizal.

BERITA REKOMENDASI